Berita

Anggota Komisi I DPR Farah Putri Nahlia/Net

Politik

Sekolah Rakyat Sumedang akan Dibangun, Legislator PAN Harap Efektif Tekan Angka Putus Sekolah

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengajukan dua lokasi di Kabupaten Sumedang untuk pembangunan Sekolah Rakyat. 

Lokasi tersebut terletak di Kiara Payung, Kecamatan Jatinangor, dan Sakur Jaya, Kecamatan Ujung Jaya.

Usulan tersebut, mendapat sambutan baik dari Anggota Komisi I DPR Farah Putri Nahlia. Dia mendorong adanya akselerasi pembangunan Sekolah Rakyat di Sumedang.


"Pembangunan sebagai respons progresif terhadap tingginya angka putus sekolah dan kesenjangan pendidikan di Jawa Barat," ujar Farah kepada wartawan, Kamis 24 April 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar 2024 mencatat 15 persen anak usia 7-15 tahun di Sumedang tidak menempuh pendidikan formal, didominasi oleh keluarga pra-sejahtera dan penyandang disabilitas. 

Bagi Farah, rencana pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung, tetapi memutus mata rantai kemiskinan.

"Setiap anak yang terlantar adalah kegagalan kolektif bangsa. Sekolah Rakyat harus menjadi mercusuar harapan, tempat anak-anak petani, buruh, dan penyandang disabilitas bisa belajar tanpa stigma," tuturnya.

"Kita akan pastikan mereka tidak hanya bisa baca-tulis, tetapi juga menguasai coding, kewirausahaan, dan nilai kebhinekaan," imbuh legislator PAN ini.

Pemilihan Kiara Payung sebagai lokasi pertama dinilai tepat secara geografis dan sosiologis. Kawasan ini dikenal sebagai kota pelajar dengan puluhan kampus. Sehingga memungkinkan kolaborasi dengan akademisi dan industri. 

Sementara Sakur Jaya dipilih untuk menjangkau anak-anak di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya