Berita

Ahli digital forensik Rismon Sianipar bersama Refly Harun/Ist

Hukum

Rismon Sianipar Menantang Jokowi Laporkan Langsung soal Ijazah

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 14:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi untuk menempuh langkah hukum terkait tuduhan ijazah palsu agar segera direalisasikan. Disebut-sebut ada empat orang yang berpotensi dilaporkan.

Ahli digital forensik Rismon Sianipar diduga menjadi salah satu pihak yang berpeluang dilaporkan ke aparat penegak hukum oleh Jokowi.

Menanggapi hal itu, Rismon mengaku sangat siap apabila kelak dirinya betul-betul dipolisikan dengan tuduhan pencemaran nama baik.


"Siap banget dilaporkan hahaha," kata Rismon dalam kanal YouTube Refly Harun berjudul "Live dengan Rismon Sianipar! Soal Ijazah, Jkw Bakal Laporkan 4 Orang ke Polisi! Siapa? dikutip Kamis 24 April 2025.

Rismon menyakini lembar pengesahan dan sampul skripsi Jokowi yang menggunakan font time new roman, belum ada di era tahun 1980-an hingga 1990-an.

"Saya katakan times new roman itu tidak pernah ada di lembar pengesahan skripsi tahun 1985. Mau dicek ke dunia mana pun. Itu nggak bisa dibantah," kata Rismon yang merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Kejanggalan lain yang diungkapkan Rismon adalah dalam lembar pengesahan skripsi tidak ada tanda tangan pengujinya.

"Saya tunggu (dilaporkan), mudah-mudahan Pak Jokowi sendiri yang melaporkan, dan bawa ijazahnya itu," pungkas Rismon. 

Sebelumnya, Jokowi akan menempuh langkah hukum terkait tuduhan ijazah palsu. Ada empat orang yang berpotensi dilaporkan.

Kuasa hukum Jokowi, Yakub Hasibuan, mengatakan berkas-berkas yang sudah dikumpulkan masuk tahap finalisasi. Dalam waktu dekat, Jokowi akan mengambil langkah hukum.

"Sejauh ini, sementara ini sih mungkin ada sekitar empat orang yang kami sudah lengkapi semua dokumen-dokumen dan bukti-bukti pendukungnya," kata Yakub Hasibuan kepada wartawan di sebuah restoran kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 April 2025.

Kabarnya, selain Rismon, tiga nama lain yang akan dilaporkan adalah mantan Menpora Roy Suryo, dr Tifauzia Tyassumah atau Dokter Tifa, dan Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah.




Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya