Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Presiden Prabowo Diagendakan Hadiri May Day di Monas

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2025 di Lapangan Monas, Jakarta.

Kabar itu disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Katanya, sekitar 200 ribu buruh dari Jabodetabek akan berkumpul di Monas. 

Sementara itu, lebih dari 1 juta buruh lainnya akan menggelar peringatan serupa di 30 provinsi di seluruh Indonesia.


Awalnya, May Day direncanakan di Stadion GBK. Namun, karena adanya persiapan pertandingan Pra Piala Dunia, lokasi dipindah ke Monas. Para buruh mendukung keputusan ini demi kesuksesan timnas Indonesia.

May Day tahun ini mengusung enam tuntutan utama yakni hapus sistem outsourcing, bentuk Satgas PHK, naikkan upah secara layak, sahkan RUU Ketenagakerjaan baru, sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan sahkan RUU Perampasan Aset untuk berantas korupsi.

"Dulu Presiden SBY memberi hadiah dengan menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Kini kami berharap, Presiden Prabowo memberi hadiah dengan menghapus sistem outsourcing. Ini sudah beberapa kali beliau sampaikan,” tegas Said Iqbal, Kamis 24 April 2025.

Said Iqbal berharap kehadiran Presiden Prabowo bukan hanya simbolik, tetapi menjadi awal dari perubahan nyata untuk kesejahteraan buruh. 

Ia juga menilai langkah Prabowo menaikkan upah minimum sebesar 6,5 persen tahun ini sebagai awal yang positif.

KSPI menekankan bahwa RUU Ketenagakerjaan baru harus melindungi hak buruh dan tidak menghidupkan kembali semangat Omnibus Law. RUU ini harus disusun berdasarkan UU Ketenagakerjaan 2003, bagian positif dari UU Cipta Kerja, putusan MK, dan masukan dari masyarakat.

KSPI juga mendorong pengesahan RUU PPRT dan RUU Perampasan Aset agar perlindungan terhadap pekerja dan pemberantasan korupsi bisa berjalan lebih maksimal.

"Kami berharap May Day 2025 menjadi kado bagi buruh," tandas Said Iqbal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya