Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ada Sinyal Perang Dagang Mereda, Dolar AS Kembali Bersinar

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 09:09 WIB

Mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) rebound terhadap mata uang utama lainnya, setelah Gedung Putih memberi sinyal akan melunak terhadap China terkait tarif.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump akan mempertimbangkan untuk menurunkan tarif pada barang-barang impor China, berjanji tindakan apa pun tidak akan dilakukan secara sepihak sampai menunggu  pertemuan dengan pihak China. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa kemungkinan akan ada de-eskalasi dalam ketegangan perdagangan AS-China. Harapan inilah yang akhirnya membuat Dolar AS menguat. 


Dikutip dari Reuters, indeks Dolar AS (Indeks DXY), ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik cepat pada awal sesi perdagangan Asia, tetapi stabil setelahnya karena sentimen pasar. Pada penutupan perdagangan Rabu 23 April 2025 atau Kamis pagi WIB,  indeks tersebut naik 0,29 persen menjadi 99,86.

Analis mengatakan, sinyal meredanya perang tarif membuat pedagang lega. Investor bergegas kembali ke Dolar untuk safe haven.

"Secara umum, orang-orang merasa sangat lega karena ada potensi untuk berdiskusi antara kedua negara, dan kami melihat hal itu terwujud secara signifikan," kata Helen Given, Direktur Monex USA.

Dolar AS melambung 1,27 persen versus Yen menjadi 143,435. 

Dolar AS juga melest terhadap Franc Swiss, 1,32 persen menjadi 0,8298.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya