Berita

Unjuk rasa di tengah proses rekapitulasi suara PSU Pilkada Tasikmalaya/RMOLJabar

Nusantara

Pleno Rekapitulasi PSU Tasikmalaya Diwarnai Demo Politik Uang

RABU, 23 APRIL 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rapat pleno rekapitulasi hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya diwarnai unjuk rasa di depan Gedung Dakwah Islamiyah, Kecamatan Singaparna, Rabu, 23 April 2025.

Unjuk rasa ini dipicu dugaan politik uang dalam PSU Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam aksinya, massa berorasi soal maraknya politik uang di beberapa wilayah selama PSU digelar.


“Ini bukan hanya soal politik uang, tapi juga soal komitmen penyelenggara dalam memastikan PSU berjalan jujur dan adil,” ujar salah satu orator aksi dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Waris, salah seorang warga yang ikut dalam unjuk rasa menyampaikan, mereka tidak datang untuk mengganggu jalannya pleno. Ia menegaskan aksi damai yang bertujuan menyerahkan bukti praktik politik uang secara langsung kepada KPU dan Bawaslu.

“Saya ingin bertemu Ketua KPU dan Bawaslu untuk menyerahkan bukti politik uang. Kami tidak akan anarkis, kami hanya ingin demokrasi kita tidak dinodai oleh praktik pragmatisme yang merusak,” katanya.

Pleno rekapitulasi suara tetap dilanjutkan dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan petugas gabungan. Meski sempat terjadi ketegangan akibat aksi protes, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya