Berita

Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan/Sekretariat Presiden RI

Politik

Dari Swasembada, Prabowo Bidik Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

RABU, 23 APRIL 2025 | 15:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisinya membawa Indonesia melangkah lebih jauh dari sekadar swasembada pangan. 

Dalam acara tanam padi serentak di 14 provinsi pada Rabu, 23 April 2025, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan dunia.

Salah satu langkah konkret yang disorot Prabowo adalah pemanfaatan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan drone untuk menebar benih. Ia mengungkapkan, efisiensi kerja meningkat drastis berkat inovasi ini.


“Untuk pertama kali mengendalikan drone. Drone itu yang menyebarkan, menebarkan benih. Ini ternyata bisa satu hari 25 hektare. Yang tadinya 1 hektare kalau pakai tenaga manusia 25 hari. Sekarang 25 hektare 1 hari,” ujar Prabowo yang saat itu hadir langsung di salah satu lokasi penanaman yang berada di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.   

Prabowo juga menyebut bahwa peningkatan produktivitas pertanian mulai terlihat nyata, terutama di wilayah Sumatera Selatan. 

Berdasarkan laporan dari Gubernur dan Menteri Pertanian, produksi beras di wilayah tersebut diperkirakan meningkat dari 3 juta ton menjadi 4 juta ton per tahun, naik sekitar 25 persen dalam waktu setahun.

“Ini luar biasa. Ini adalah nanti Indonesia akan memimpin revolusi hijau kedua di dunia. Yang tadinya banyak yang tidak percaya, tidak yakin, sekarang di depan mata kita,” kata Prabowo. 

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi dari kekuatan nasional. Ia bangga bahwa Indonesia kini mampu membantu negara-negara lain dalam urusan pangan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Indonesia tidak hanya swasembada pangan, Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Sekarang saja kita sudah bisa bantu negara lain. Kita bantu tetangga-tetangga kita, saudara-saudara kita,” ucapnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan pentingnya kesejahteraan petani sebagai syarat utama kekuatan bangsa.

“Negara yang kuat adalah negara yang pertaniannya kuat, yang petaninya makmur. Saya baru akan senang kalau para petani kita nanti semuanya makmur. Bisa punya rumah yang bagus, punya mobil. Anak-anaknya sekolah bagus,” kata dia penuh harap.

Ia juga menyinggung pentingnya pemerataan kekayaan dan ekonomi yang berpihak pada rakyat.

“Yang sekarang penting adalah pemerataan kekayaan, tidak boleh terpusat di segelintir orang. Kekayaan rakyat, kekayaan bangsa harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Mengakhiri pidatonya, Prabowo menepis anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebatas angka di atas kertas.

“Ada yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia bagus hanya di atas kertas. Tidak. Di depan mata, ekonomi kita di depan mata. Ekonomi kita kuat dan akan lebih kuat lagi. Kita berjuang,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya