Berita

Dokter asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ayu Widyaningrum, berhasil meraih penghargaan Best Influencer Aesthetic Doctor di ajang Aesthetic Excellence Award 2025 di Korea Selatan/Net

Kesehatan

Dokter Estetika Indonesia Raih Penghargaan di Korea Selatan

RABU, 23 APRIL 2025 | 12:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bulan April yang selalu disebut sebagai Bulan Emansipasi, terus menobarkan aroma semangat para wanita. 

April menjadi waktu untuk mengakui dan merayakan berbagai prestasi wanita di berbagai bidang, termasuk di bidang politik, pendidikan, seni, dan banyak lagi.

Khususnya di tanggal 21 April adalah waktu untuk merayakan Hari Kartini untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. 


Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini tahun ini, prestasi perempuan Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. 

Dokter wanita asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan,  Ayu Widyaningrum, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Influencer Aesthetic Doctor di ajang Aesthetic Excellence Award 2025 yang diadakan oleh Korean Aesthetic Medical Company, di Korea Selatan (Korsel).

Korea Selatan masih berselimut musim semi ketika wanita kelahiran Kotabaru, Kalimantan, 12 Agustus 1990, ini, berada di atas panggung untuk menerima langsung penghargaan tersebut. 

Acara bergengsi bagi dokter estetika sedunia ini dihadiri para dokter estetika terkemuka dari berbagai negara, seperti India, Thailand, Iran, Irak, dan Maroko. Di ajang ini, ada beberapa penghargaan dari berbagai kategori yang diberikan untuk para nominator terpilih.

Menjadi salah satu pemenang dari sekian banyak dokter di ajang berskala internasional tentu terasa luar biasa.

"Penghargaan ini membuat saya semangat untuk belajar lebih banyak knowledge dan skill agar bisa memberikan inovasi terbaru di bidang estetika dan dermatologi,” ungkap Ayu, dalam keterangannya yang dikutip Rabu 23 April 2025. 

Sebelumnya, ia menerima email berisi ucapan selamat karena terpilih sebagai salah satu nominator. 

Menurutnya, pemilihan tersebut didasari rekam jejak digital di bidang estetika dan dermatologi yang selama ini ia geluti. Sejauh ini, Ayu rutin mengikuti konferensi internasional selama 10 tahun terakhir. Dalam satu tahun, ia bisa pergi ke beberapa negara untuk mengikuti konferensi, seminar, maupun workshop bidang estetika dan dermatologi. Tak hanya di Asia, tapi juga Amerika Serikat hingga Eropa.

Penghargaan berskala internasional yang diraih tepat di Hari Kartini tentunya menjadi hal yang sangat Istimewa. Prestasi yang ditorehkan Ayu menjadi bukti bahwa emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini telah membuka ruang luas bagi perempuan untuk menjadi cerdas, berdaya, penuh inovasi, bermanfaat bagi masyarakat, hingga mengharumkan nama bangsa.

Selain mengucapkan syukur ia juga berharap banyak perempuan Indonesia yang mampu mengembangkan potensi untuk mengukir prestasi di ranah apa pun yang digeluti. 

Tentang penghargaan Best Influencer Aesthetic Doctor yang diraih di Korea Selatan ini, dokter Ayu mendedikasikannya untuk keluarga tercinta. Menurutnya, keluarga merupakan sosok suporter terbaik yang mendukung perjalanan karirnya di bidang estetika dan dermatologi.

Menurutnya, estetika bukan sekadar seni melainkan bagaimana membuat sesuatu tampak cantik, elegan, proporsional dan tentunya memperhatikan wellness alias kesehatan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya