Berita

Lampung Corruption Watch (LCW), Juendi Leksa Utama/Istimewa

Nusantara

Hari Ini LCW Kirimkan Laporan Dugaan Korupsi Proyek SPAM Pesawaran ke Kejagung

RABU, 23 APRIL 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lampung Corruption Watch (LCW) akan mengirim laporan dugaan korupsi proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Pesawaran senilai Rp 8 miliar ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada hari ini, Rabu 23 April 2025.

Ketua LCW Lampung, Juendi Leksa Utama mengatakan, upaya mengirimkan laporan dugaan korupsi proyek SPAM Pesawaran untuk ditindaklanjuti penyidik Kejagung RI. 

"Kalau sudah fix langsung kirim laporan ke Kejagung RI," kata Juendi Leksa Utama, melalui pesan WhatsApp, dikutip RMOLLampung, Selasa 22 April 2025. 


Juendi menjelaskan, proyek SPAM senilai Rp8 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2022 itu diduga gagal karena hingga saat ini belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pesawaran. 

"Kalau melihat sejumlah alat bukti yang sudah kita kumpulkan, kuat dugaan ada kejanggalan. Yaitu tidak sesuai dengan perencanaan. Maka kita yakin kasus itu bermasalah dan merugikan keuangan negara maka, kita akan laporkan kasus ini ke Kejagung," ujarnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesawaran, Zainal Fikri, menyebut proyek SPAM tersebut tidak bermasalah. 

"Tidak ada masalah karena sebelum PHO dan FHO sudah dites dan airnya keluar. Itu seolah-olah tidak keluar airnya karena masih gabung dengan jalur lama, jadi debit air tidak cukup untuk dua saluran secara bersamaan," jelas Zainal Fikri, Selasa 22 April 2025. 

Dia menambahkan, sebelum dimulainya rencana proyek tersebut, pihaknya telah berkonsultasi dengan pihak PDAM dan debit air mencukupi untuk dialirkan jika pipa lama ditutup. 

"Kita sudah konsul sama pihak PDAM dan jika tidak ada pipa lama maka debit airnya mencukupi. Kemudian materilnya juga dicek tersebut dahulu sebelum dipasang. Dan untuk audit memang belum dilakukan sampai hari ini," ujarnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya