Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti/RMOL

Politik

Mendikdasmen Kaji Penjurusan SMA Sesuai Arahan Prabowo

SELASA, 22 APRIL 2025 | 20:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana mengembalikan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa pada Sekolah Menengah Atas (SMA) masih dikaji Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, saat ini pihaknya masih koordinasi bersama kementerian koordinator sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami mendapatkan arahan Bapak Presiden dan Pak Seskab agar dikaji lebih mendalam dan dibicarakan dengan Menko PMK,” kata Abdul Muti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 April 2025.  


Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk membahas lebih dalam mengenai wacana tersebut dengan kemenko terkait. 

“Insyaallah dalam waktu beberapa hari ke depan kita akan bicara dengan Menko PMK dan hasilnya bagaimana, kami sampaikan kepada Pak Presiden,” sambung Muti. 

Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang SMA sempat dihapus saat penerapan Kurikulum Merdeka di era Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Penjurusan ini direncanakan kembali diterapkan Mendikdasmen Abdul Muti.

“Jurusan akan kita hidupkan lagi, jadi nanti akan ada jurusan IPA, IPS, dan Bahasa,” ujar Mu’ti dalam acara tanya-jawab bersama awak media di kantornya, Jakarta, Jumat, 11 April 2025.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya