Berita

Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto/RMOL

Politik

Komisi IV DPR Setuju Pembukaan Blokir Anggaran KKP

SELASA, 22 APRIL 2025 | 18:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR menyetujui pembukaan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sempat diblokir Kementerian Keuangan lantaran adanya kebijakan efisiensi kementerian/lembaga. 

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto menuturkan DPR menyetujui pembukaan blokir anggaran KKP. Sebab, KKP memiliki program menjaga kelautan Indonesia yang cukup luas dan juga menunjang program swasembada pangan.

“Iya kan KKP itu, kita luas ya, laut kita ini, perlu dana anggaran yang cukup besar, dari anggaran yang kemaren aja, yang Rp6,8 triliun kita pengen dinaikin, ini kok mau dikurangin, jadi kita minta supaya pemerintah supaya ini dinaikkan lagi,” kata Titiek Soeharto di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 22 April 2025.


Menurutnya, dengan penambahan anggaran ini, bisa membantu para nelayan di daerah yang membutuhkan.

“Supaya bisa dilakukan pengawasan yang baik di perairan kita yang begitu luas ini dan juga membantu nelayan-nelayan dengan kapal-kapal dengan program-program yang lainnya,” ujarnya.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini menegaskan bahwa Komisi IV setuju dengan usulan membuka blokir anggaran di KKP agar bisa melaksanakan program dengan baik.

“Kita setuju, justru kita yang minta untuk pemerintah untuk membuka blokiran itu, kemarin sudah dibuka sedikit, supaya dibuka ke anggaran yang awalnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembukaan blokir anggaran KKP itu penting dilakukan untuk menjalankan program KKP menjaga kelautan Indonesia.

“Mengingat pentingnya, anggaran kelautan perikanan ini. Agar terpenuhi semuanya, untuk pengawasan, terutama pengawasan laut kita yang begitu besar mana cukup 6 triliun, itu aja nggak cukup tapi udah kita kurang-kurangin,” jelas dia.

“Tadinya, itu kita 6,8 (triliun) itu kita minta ditambah dinaikkan, tapi ini karena ada program efisiensi jadi dikurangi dan mudah-mudahan bisa dikembalikan lagi anggaran awal,” demikian Titiek Soeharto.

Pagu efektif Anggaran KKP tahun 2025 yang bersumber dari APBN sebesar Rp4,84 triliun. Namun setelah adanya efisiensi sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025, maka pagu efektif KKP tahun 2025 sebesar Rp3,58 triliun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya