Berita

Upacara flag off ASEAN Unity Drive 2025 (AUD 2025) di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Selasa, 22 April 2025/RMOL

Global

Wakil PM Malaysia Resmikan ASEAN Unity Drive 2025 di Jakarta

SELASA, 22 APRIL 2025 | 12:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Malaysia menunjukkan kepemimpinan regionalnya dalam bidang inovasi dan keberlanjutan dengan meresmikan ASEAN Unity Drive 2025 (AUD 2025) dalam sebuah upacara resmi di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Selasa, 22 April 2025. 

Acara ini merupakan bagian dari kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, ke Indonesia pada 20-22 April 2025.

AUD 2025 diselenggarakan oleh Institut Otomotif, Robotika, dan IoT Malaysia (MARii), di bawah naungan Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri (MITI), serta didukung oleh Proton, produsen mobil nasional Malaysia. 


Konvoi akan menempuh perjalanan sejauh 9.000 kilometer melintasi sembilan negara ASEAN, dipimpin oleh kendaraan listrik Proton e.MAS 7.

Berdasarkan pantauan RMOL, upacara flag off dimulai pukul 11.30 WIB. Tampak mobil Proton terparkir di halaman tengah Kompleks Kedubes Malaysia dengan pamflet AUD 2025 terpajang di sampingnya.

Tak berapa lama Wakil PM Malaysia bersama Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Syed Md Hasrin Tengku Hussin, serta Wakil Tetap Malaysia untuk ASEAN Sarah Al Bakri Devadason berjalan menuju lokasi peresmian. 

Wakil PM bersama Dubes Malaysia berdiri di samping mobil Proton memegang bendera Chequered Flag dan bendera Malaysia. 

Di sisi mobil lainnya tampak Sekjen ASEAN dan Dubes Malaysia untuk ASEAN mengibarkan bendera serupa. Upacara pelepasan konvoi itu disambut dengan tepuk tangan meriah para tamu undangan. 

Konvoi dirancang untuk menjalin interaksi dengan para pemangku kepentingan di setiap negara yang dilintasi, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat umum. 

Destinasi pertama setelah Indonesia adalah Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Menurut Wakil PM, peresmian AUD 2025 melambangkan kepemimpinan Malaysia dalam peralihan menuju transportasi yang bersih dan berkelanjutan.

“Prakarsa bersejarah ini mencerminkan komitmen kuat Malaysia untuk mendorong integrasi regional, mempromosikan mobilitas berkelanjutan, dan memajukan inovasi di seluruh Asia Tenggara,” ujar Ahmad Zahid dalam sambutannya.

“ASEAN Unity Drive bukan sekadar ekspedisi fisik ini adalah pernyataan kuat dari ambisi kolektif kita untuk memadukan keberlanjutan, inovasi, dan kerja sama regional ke masa depan mobilitas,” tegasnya lagi.

Ahmad Zahid percaya bahwa inisiatif program ini juga cerminan dari komitmen Malaysia dalam mendorong industri kendaraan listrik dan otomotif regional.

“Saya yakin inisiatif ini tidak hanya menyoroti kepemimpinan Malaysia yang terus berkembang dalam bidang inovasi kendaraan listrik dan otomotif, tetapi juga mencerminkan visi kami yang lebih luas untuk ASEAN yang tangguh dan berwawasan ke depan,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya