Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Gibran Ancang-ancang 2029 Lewat Video Monolog

SENIN, 21 APRIL 2025 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Monolog Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka soal bonus demografi melalui kanal YouTube pribadinya memicu beragam tafsir. 

Bagi pengamat politik Adi Prayitno, ini bukan sekadar konten edukatif, melainkan manuver politik yang penuh perhitungan. Hal ini terbaca jelas sebagai upaya membangun panggung politik jangka panjang. 

“Ini sebagai upaya dari Gibran menciptakan momentum politik supaya Gibran itu terus menjadi spotlight, terus menjadi pergunjingan bahwa Gibran adalah sosok yang sangat layak juga untuk diperhitungkan dalam konteks kompetisi Pemilu di 2029," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Senin 21 April 2025.


Bagi masyarakat umum yang tidak aktif di dunia politik, Pemilu 2029 mungkin terasa masih jauh. Namun bagi para elite dan politisi, waktu empat setengah tahun bukanlah masa yang panjang. 

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menegaskan, Gibran tak bisa hanya tampil sebagai pejabat seremonial semata jika ingin tetap relevan di pusaran kekuasaan. 

Maka ia harus mulai bicara soal narasi besar bangsa dan memilih isu seperti bonus demografi. Isu itu merupakan langkah strategis untuk menampilkan dirinya sebagai sosok visioner dan siap bersaing.

“Apalagi, nama-nama lain di lingkar kekuasaan  seperti Zulkifli Hasan, AHY, Muhaimin Iskandar, bahkan Bahlil, hampir tiap hari mereka menciptakan spotlight pembicaraan soal dirinya sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang," jelasnya.

Adi membaca langkah Gibran ini sebagai bagian dari persiapan menuju Pilpres 2029, entah sebagai calon presiden, atau kembali sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto jika kembali maju.

"Yang jelas ini adalah momentum supaya Gibran tidak tenggelam, supaya nama Gibran terus mengudara dan selalu dikait-kaitkan dengan Pemilu," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya