Berita

Paus Fransiskus saat kunjungan di Jakarta/RMOL

Politik

Anies: Paus Fransiskus Teguh Membela Palestina

SENIN, 21 APRIL 2025 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wafatnya pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus, turut meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah tokoh di tanah air.

Salah satunya dirasakan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan. Melalui akun X miliknya Anies mengenang figur Paus sebagai pemimpin yang melampaui sekat agama.

"Menyapa dunia dengan welas asih, membela kaum papa dengan keteguhan hati, dan menjunjung tinggi martabat keadilan," kata Anies, Senin 21 April 2025.


Menurut Anies, Paus Fransiskus tak henti menyerukan perdamaian, termasuk dalam konflik berkepanjangan seperti di Gaza, Palestina.

"Dalam zaman yang sering gaduh oleh kepentingan, Paus Fransiskus berdiri tenang membela Palestina, menyerukan perdamaian, dan mengingatkan bahwa kekuasaan tak berarti jika tak berpihak pada yang lemah," ungkapnya.

Bagi Anies, warisan Paus Fransiskus tidak hanya terukir dalam ajaran keagamaannya, tetapi juga dalam aksi nyata. Dari lorong-lorong kumuh di Buenos Aires hingga panggung-panggung dunia, Paus selalu hadir untuk mengingatkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan universal.

"Indonesia kehilangan sahabat yang lembut tutur, namun tegas sikapnya dalam memperjuangkan kasih dan keadilan," tandas Anies Baswedan.

Paus Fransiskus, yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, dikenal karena kesederhanaan, kepeduliannya terhadap kaum marginal, serta seruannya akan perdamaian dan keadilan sosial.

Ia menjadi Paus ke-266 dalam sejarah Gereja Katolik dan Paus pertama yang berasal dari Benua Amerika serta dari Serikat Yesus (Jesuit).

Kesehatan Paus telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Ia dirawat di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli pada 14 Februari 2025 karena bronkitis, dan kemudian didiagnosa mengidap pneumonia bilateral.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya