Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

IHSG Anjlok, Bursa Asia Bervariasi

SENIN, 21 APRIL 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sempat dibuka menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (ISG) menutup perdagangan Sesi I, Senin siang 21 April 2025  di zona merah dan melemah 18 poin atau 0,27 persen menjadi 6.421

Ini menunjukkan bahwa secara umum, harga saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan

Sementara, Rupiah menguat tipis meski masih berada di posisi RP16.810 per Dolar AS.


Nilai transaksi mencapai Rp5,11 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 94,47 juta lot saham yang berpindah tangan.

Indeks sektoral saham bergerak variatif. Sektor infrastruktur turun paling drop 0,85 persen. Sedangkan sektor basic industry paling perkasa, naik 1,59 persen.

Lima saham malah melejit dan masuk daftar top gainers hari ini. Dikutip dari Investor Daily, saham-saham top gainers tersebut, ada PT Panin Financial Tbk (PNLF) yang melesat 10,7 persen. Dengan demikian, harga saham PNLF menjadi Rp 414 dari Rp 374. 

Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) meningkat 7,8 persen dan PT Intiland Development Tbk (DILD) menguat 6,8 persen.

Pasar saham Asia menunjukkan pergerakan yang beragam setelah bank sentral Tiongkok memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan meskipun mata uang Yuan tengah menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. 

Indeks Saham Asia, siang ini; 

Nikkei225  turun 1,21 persen, Topix  anjok 1,18 persen, Shanghai Composite menguat 0,30 persen, dan Kospi menyusut 0,03 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya