Berita

Konferensi pers Wakil PM Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi di Jakarta pada Senin, 21 April 2025/RMOL

Dunia

Wakil PM Malaysia Saksikan Penandatanganan LOI dengan Pemda DKI dan Sumbar

SENIN, 21 APRIL 2025 | 12:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, melakukan kunjungan kerja selama tiga hari ke Indonesia dari tanggal 20 hingga 22 April 2025. 

Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah menyaksikan penandatanganan tiga Letter of Intent (LOI) yang memperkuat kerja sama pendidikan antara Malaysia dan Indonesia.

Pada Senin, 21 April 2025 di Grand Hyatt, Jakarta, Wakil PM Malaysia menyaksikan dua penandatangan LOI antara Universitas Kuala Lumpur (UniKL) dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 


Penandatangan tersebut dilakukan oleh President/Chief Executive Officer UniKL Prof. Azman bin Senin dengan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.  

Selain itu, satu LOI lainnya diteken antara Gubernur Sumbar Mahyeldi dengan Education Malaysia Global Services (EMGS).

“Penandatanganan LOI ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan teknik dan kejuruan (TVET) dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi kedua negara,” ujar Zahid dalam konferensi pers. 

“Ini mencerminkan dedikasi Malaysia dan Indonesia dalam menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi tantangan global," tambahnya. 

LOI antara UniKL dan Pemda DKI Jakarta yang diteken oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno akan berfokus pada pengembangan program TVET di berbagai bidang strategis seperti penelitian bersama, mobilitas mahasiswa, hubungan industri, dukungan teknis, dan transfer kredit. 

Program ini mendukung visi Jakarta sebagai pusat ekonomi global yang membutuhkan tenaga kerja terampil di sektor infrastruktur, perencanaan kota, dan administrasi publik.

Sementara itu, kerja sama UniKL dengan Pemerintah Provinsi Sumbar diarahkan pada pengembangan program TVET Ulul Albab Hufaz Minangkabau. 

Program ini mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan warisan budaya Minangkabau dalam pelatihan kejuruan, dengan tujuan memberdayakan para Hafiz Al Quran melalui keterampilan teknis dan kewirausahaan.

“Melalui pendekatan ini, UniKL menargetkan dapat menarik 1.000 hingga 1.500 pelamar dari Indonesia setiap tahunnya, dengan DKI Jakarta dan Sumatera Barat sebagai zona rekrutmen utama,” jelas Zahid. 

Dalam waktu yang sama, Gubernur Mahyeldi juga menandatangani LOI dengan EMGS untuk memperkuat koordinasi dalam pengiriman mahasiswa sponsor dari Sumbar ke perguruan tinggi di Malaysia. Kerja sama ini mencakup pengurusan visa pelajar, program prakeberangkatan, dan penempatan mahasiswa.

Menurut data Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, pada tahun 2024 terdapat 11.455 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Malaysia, dengan peningkatan pendaftaran baru sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saya melihat inisiatif ini tidak hanya mendukung tujuan pendidikan Malaysia dan Indonesia, tetapi juga membangun tenaga kerja yang lebih kuat, sangat terampil, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Zahid. 

Wakil PM lebih lanjut menyoroti peran Malaysia sebagai Ketua ASEAN tahun ini yang berkomitmen meningkatkan integrasi pendidikan regional dan pemberdayaan pemuda ASEAN.

Penandatanganan LOI ini diharapkan memperkuat hubungan bilateral di sektor pendidikan, sekaligus menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan sumber daya manusia berkualitas di kawasan ASEAN.

"Saya berharap melalui tiga LOI yang ditandatangani selama kunjungan kerja ke Indonesia ini, kita dapat memperluas mobilitas akademis antara Malaysia dan Indonesia, bahkan mendukung pengembangan sumber daya manusia berketerampilan tinggi yang siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya