Berita

Gambar kapal yang terbakar di Kongo/Net

Dunia

Masak di Atas Kapal Picu Kebakaran, 148 Penumpang Tewas di Kongo

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 11:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tragedi memilukan terjadi di Republik Demokratik Kongo setelah sebuah kapal kayu bermotor terbakar dan terbalik di Sungai Kongo, menewaskan sedikitnya 148 orang. 

Menurut laporan Sky News dan Associated Press pada Minggu, 20 April 2025, kapal yang mengangkut sekitar 500 penumpang itu mengalami insiden naas di dekat kota Mbandaka, wilayah barat laut negara tersebut.

Kapal yang dikenal dengan nama HB Kongolo terbakar tak lama setelah meninggalkan pelabuhan Matankumu menuju wilayah Bolomba. 


Penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas memasak di atas kapal.

“Insiden terjadi saat seorang wanita sedang memasak di atas kapal. Api cepat menyebar dan menciptakan kepanikan di antara para penumpang," ujar penanggung jawab sungai Compétent Loyoko.

Sebagian besar korban dilaporkan melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri, namun banyak yang tidak dapat berenang.

“Beberapa penumpang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas setelah melompat ke air tanpa bisa berenang,” tambah Loyoko.

Jumlah korban tewas yang sebelumnya dilaporkan sebanyak 50 orang kini meningkat drastis setelah upaya pencarian berlanjut.

Sekitar 100 orang yang berhasil selamat telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara di balai kota setempat. Mereka yang mengalami luka bakar dirawat di rumah sakit lokal.

Kecelakaan kapal bukanlah hal yang langka di Kongo, di mana moda transportasi air menjadi salah satu sarana utama antar desa. 

Kapal-kapal tua kerap mengangkut penumpang melebihi kapasitas, meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

Insiden ini menambah daftar panjang tragedi transportasi air di negara tersebut. Pada tahun 2024, setidaknya 78 orang tenggelam setelah kapal yang membawa 278 penumpang terbalik di Danau Kivu, dan pada bulan Desember, sedikitnya 22 orang tewas dalam kecelakaan kapal sungai di Kongo barat.

Pemerintah setempat kini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan mengupayakan perbaikan sistem transportasi sungai yang lebih aman untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya