Berita

Ilustrasi/Ist

Hukum

UI Bekukan Status Akademik Mahasiswa FKG Pelaku Asusila

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Universitas Indonesia (UI) membenarkan bila mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) berinisial MAES diduga telah melakukan tindakan asusila. 

Tindakan itu dilakukan terhadap seorang mahasiswi berinisial SS. MAES diduga telah melakukan perekaman saat SS sedang mandi di kamar kosnya.

“Saat ini di semester 2,” kata Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah saat dikonfirmasi, Sabtu, 19 April 2025.


MAES sendiri tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi. 

Jurusan ini adalah studi spesialisasi setelah mahasiswa mendapat gelar sarjana dokter gigi.

Pihak UI saat ini baru membekukan kegiatan dan status akademiknya, sambil menunggu hasil keputusan persoalan hukum.

“Terkait hal tersebut, UI akan menunggu putusan hukum tetap baru kemudian akan memutuskan status permanen mahasiswa itu. Tentunya yang bersangkutan saat ini sudah dibekukan dulu kegiatan dan status akademiknya,” jelasnya.

Seperti diketahui bersama, Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan MAES sebagai tersangka karena telah merekam seorang mahasiswi inisial SS yang sedang mandi di kamar kosnya. 

Penetapan tersangka dilakukan usai penyidik melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Di antaranya SS selaku terlapor, IN selaku pemilik kosan, SY teman dari SS dan juga MAES.

Usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, MAES dijerat dengan Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 35 jo. Pasal 9 UU 44/2008 tentang Pornografi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya