Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam satu kesempatan pertemuan/Net

Politik

Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Akan Pengaruhi Sikap PDIP pada Gibran

SABTU, 19 APRIL 2025 | 18:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sedikit banyak akan berpengaruh terhadap sikap kritis partai banteng moncong putih.

Pasalnya, pertemuan Prabowo-Megawati dinilai akan menambah dukungan kepada Pemerintahan Prabowo.

Demikian analisa Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga dalam perbincangan bersama RMOL, Sabtu 19 April 2025.


“Secara politis, PDIP akan lebih kooperatif terhadap Prabowo. Karena itu, PDIP berpeluang tidak lagi kritis kepada Prabowo. PDIP akan lebih akomodatif,” kata Jamiluddin.

Namun demikian, Jamiluddin meyakini PDIP hanya kooperatif dengan Presiden Prabowo. Sikap berbeda akan ditunjukkan kepada putra sulung Jokowi yang juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Politik akomodatif PDIP tampaknya hanya kepada Prabowo. PDIP akan tetap kritis kepada Wapres Gibran Rakabuming,” kata Jamiluddin.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bahwa akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan antara sang ibunda dengan orang nomor satu di Indonesia itu.

“Akan ada silaturahmi dan pertemuan-pertemuan yang selanjutnya,” ungkap Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin 14 April 2025.

Namun demikian, Puan enggan menjelaskan kapan pertemuan lanjutan tersebut akan digelar.

Ia hanya mengatakan PDIP akan bersama-sama bersinergi dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Kemudian juga bagaimana kemudian PDIP akan bersama-sama bersinergi untuk membangun, membantu, bersinergi dalam menjalankan tugas-tugas Presiden ke depan bersama dengan Pak Prabowo,” kata Puan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya