Berita

Rakor pendamping desa di Tanggamus, Lampung/RMOL

Politik

Eksponen 98 Dukung Mendes Soal PHK 1.040 Pendamping Desa Eks Caleg Pemilu 2024

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 12:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebijakan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dianggap sudah tepat, yakni melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks calon anggota legislatif (caleg) di pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Eksponen 98 Lutfi Nasution mengatakan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa mempunyai peran strategis dalam pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa. 

"Oleh karena itu, TPP harus fokus sebagai pendamping desa. Saran saya, kalau TPP ikutan jadi caleg lebih baik jadi kader partai politik saja, jangan ikutan jadi pendamping desa," ujar Lutfi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 18 April 2025.


Dia memandang, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), memberikan tanggung jawab untuk merealisasikan misi besarnya yang dituangkan dalam Asta Cita poin ke enam.

"Pak Prabowo dengan tegas memberikan tugas kepada Kemendes PDT yang dituangkan dalam Asta Cita poin keenam untuk membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan," urai Lutfi. 

"Jadi kebijakan yang diambil Mas Yandri sudah tepat, sesuai dengan arahan Pak Prabowo yang dituangkan dalam Asta Cita," sambungnya menegaskan. 

Salah satu pendiri Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) ini berharap agar Mendes PDT Yandri Susanto tetap berpegang teguh pada kebijakannya untuk memberhentikan TPP eks caleg Pemilu 2024.

"Saya berharap agar Mas Yandri berpegang teguh pada keputusannya untuk berhentikan TPP eks caleg 2024, gak usah takut di demo. Pemberhentian ini untuk kepentingan bangsa, demi terwujudnya program Bangun Desa Bangun Indonesia yang dicanangkan dalam Asta Cita sebagai misi besar Pak Prabowo," tuturnya.

Lebih lanjut, Lutfi mendorong semua pihak untuk mendukung kebijakan Mendes PHK TPP eks caleg Pemilu 2024,sehingga misi besar Presiden Prabowo terkait program Bangun Desa Bangun Indonesia bisa berjalan sesuai harapan. 

Oleh karena itu, ia juga mendorong agar rekrutmen TPP selanjutnya bisa selektif dilakukan Kemendes PDT, dan jangan sampai kecolongan lagi agar tujuan mendampingi desa menuju kemajuan terwujud di era pemerintahan Presiden Prabowo.

"TPP ini kan merupakan Sumber Daya Manusia yang memiliki kualifikasi serta kompetensi di bidang pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dan perlu diingat bahwa,  mereka merupakan anak kandung dari Kementerian Desa yang direkrut secara langsung dan bertujuan untuk mendampingi desa menuju sebuah kemajuan," katanya. 

"Jadi, mereka bukan anak kandung parpol tertentu yang dengan seenaknya maju jadi caleg saat pemilu," demikian Lutfi menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya