Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ketegangan AS-UE Mereda, Pasar Minyak Bangkit

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar minyak kembali menunjukkan tren positif. Hal ini dipicu oleh harapan tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, serta sanksi baru dari AS yang bertujuan membatasi ekspor minyak Iran.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik sebesar 2,11 Dolar AS atau 3,2 persen menjadi 67,96 Dolar AS per barel, pada penutupan perdagangan Kamis, 17 April 2025 atau Jumat dini hari WIB.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,21 Dolar AS atau 3,54 persen menjadi 64,68 Dolar AS per barel.


Dalam sepekan terakhir, baik Brent maupun WTI mencatat kenaikan sekitar 5 persen. Ini adalah kenaikan mingguan pertama dalam tiga minggu terakhir. Perdagangan pada Kamis menjadi hari terakhir dalam minggu ini karena libur Paskah, sehingga volume transaksi cenderung lebih rendah.

Trend positif terjadi setelah Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, di Washington. Keduanya menyatakan optimisme akan tercapainya solusi untuk ketegangan perdagangan antara AS dan Eropa yang selama ini menghambat hubungan kedua pihak.

"Kami tidak akan kesulitan mencapai kesepakatan dengan Eropa atau negara lain, karena kami memiliki sesuatu yang diinginkan semua orang," kata Trump.

Menurut Bob Yawger, Direktur Energi Berjangka di Mizuho, kesepakatan dagang antara AS dan UE bisa mengurangi risiko penurunan permintaan minyak yang disebabkan oleh tarif dagang AS.

Selain itu, pemerintah AS juga mengumumkan sanksi baru pada Rabu lalu. Sanksi ini menyasar kilang minyak kecil di China yang dikenal dengan istilah “teapot”. Langkah ini menambah tekanan terhadap Iran, di tengah pembicaraan soal program nuklir negara tersebut.

“Ini sanksi yang sangat luas, khususnya ditujukan ke kilang minyak di China,” ujar John Kilduff, mitra dari Again Capital. 

“Akibatnya, bisa terjadi pengurangan pasokan minyak di pasar,” ujarnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya