Berita

Sekjen GibranKu, Pangeran Mangkubumi bersama Jokowi/Ist

Politik

Soal Tuduhan Ijazah Palsu

Relawan Siap Bentuk Tim Advokasi Bela Jokowi

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 23:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polemik ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) terus bergulir di publik. 

Teranyar, massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara nomor 1, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, untuk menanyakan keaslian ijazah.

Jokowi pun mengaku akan menunjukkan ijazah kelulusan UGM miliknya kepada pengadilan jika diperlukan.


"Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan itu kepada mereka. Dan juga tidak ada kewenangan mereka (massa) untuk mengatur saya untuk menunjukkan ijazah asli yang saya miliki,” kata Jokowi usai menemui perwakilan massa, Rabu, 16 April 2025.

Jokowi mengatakan, saat ini sudah sangat jelas terkait keaslian ijazah miliknya. Termasuk penjelasan dari UGM dengan gamblang dan jelas.

Terkait itu, Sekjen GibranKu, Pangeran Mangkubumi angkat bicara soal isu ijazah Jokowi yang kembali mencuat ke publik.

Menurut dia, isu tersebut merupakan sebuah fitnah keji dan hoax yang tidak memiliki basis legitimasi apapun. Sebagai seorang praktisi hukum, Pangeran juga mengatakan siap membantu untuk membentuk tim advokasi dan membela Jokowi.

“Saya murka dengan fitnah dan kebohongan yang tidak berdasar. kebenaran harus ditegakkan walau langit runtuh. Prinsipnya kami siap bentuk tim advokasi membela Pak Jokowi,” ujar Pangeran dalam keterangannya, Kamis, 17 April 2025.

Ia pun menambahkan bila fitnah ijazah palsu tersebut tidak hanya telah mencemarkan nama baik sekaligus legacy Jokowi selama ini, tapi juga integritas serta kredibilitas KPUD Solo, KPUD Jakarta dan KPU RI sebagai lembaga independen. 

Di antaranya bertugas melakukan verifikasi dokumen ketika Jokowi maju sebagai calon walikota, gubernur hingga presiden.

“Ya tentu fitnah itu sudah mencemarkan nama baik dan legacy Pak Jokowi selama ini, termasuk mencemarkan independensi KPUD Solo, KPUD Jakarta dan KPU RI,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya