Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Garuda Indonesia Layani Pengiriman Ekspor Minyak Nilam Aceh ke Paris

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mendukung ekspor produk unggulan perkebunan minyak nilam asal Aceh ke Paris, Prancis.

Sebagai negara tropis, Indonesia dikenal memiliki berbagai bahan baku terbaik untuk menghasilkan berbagai produk. Salah satunya adalah minyak nilam yang digunakan sebagai bahan baku untuk penghasil produk turunan seperti parfum, kosmetik hingga herbal.

Aceh terkenal sebagai salah satu daerah penghasil nilam terbaik di dunia mengingat keunggulan yang dimilikinya.


Garuda resmi memulai pengiriman perdana melalui penerbangan GA 147 rute Banda Aceh - Jakarta sebanyak 1 ton. Kemudian dilanjutkan dengan GA 088 Jakarta - Amsterdam, lalu menuju ke Paris. 

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi melalui keterangannya di Tangerang, mengatakan bahwa pengiriman minyak nilam tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk menyediakan aksesibilitas layanan penerbangan dalam upaya peningkatan daya saing produk ekspor nasional, khususnya komoditas perkebunan nasional. 

Produksi minyak nilam dari provinsi Aceh mencapai 159 ton per tahun. Sementara potensi pengiriman ekspor sebesar 36 ton setiap tahunnya.

"Kami optimistis dukungan aksesibilitas transportasi udara Garuda Indonesia untuk komoditas unggulan Aceh ini dapat mendorong daya saing produk ekspor Aceh di kancah global," ujar Ade.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya