Berita

Pantai Indah Kapuk (PIK) 2/Net

Bisnis

PIK 2 Tetap jadi Magnet Investor di Tengah Gejolak Ekonomi Global

RABU, 16 APRIL 2025 | 17:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gejolak ekonomi global tidak membuat sektor properti Tanah Air goyah. Hal ini tercermin oleh kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang tetap menjadi magnet para investor.

Sebagai kawasan properti eksklusif, PIK 2 juga telah menjadi bagian langkah strategis menyambut visi Indonesia Emas 2045.

“PIK 2 bukan sekadar kawasan hunian melainkan simbol modernitas dan kemapanan kelas atas Indonesia. Melihat arah pembangunan menuju 2045, permintaan terhadap hunian mewah meningkat dan PIK 2 sudah sangat siap menjawab kebutuhan itu,” kata ekonom Universitas Surakarta, Agus Trihatmoko, Rabu, 16 April 2025.


Posisi geografis PIK 2 yang berada di kawasan utara Jakarta juga menjadi keuntungan tersendiri. Ditambah, Jakarta masih menjadi episentrum ekonomi nasional meski pusat pemerintahan dipindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

"PIK 2 tetap relevan dan diminati, terlebih oleh investor yang mencari properti bernilai tinggi. Sebab pusat bisnis, kantor perusahaan besar, serta jaringan industri masih terkonsentrasi di Jabodetabek," sambungnya.

Melihat kondisi ini, magnet PIK 2 sebagai kawasan properti premium tidak terganggu meski ketegangan geopolitik dan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sedang berlangsung.

“Investor kelas atas biasanya tidak bergantung pada pinjaman modal. Jadi, meski pasar lebih hati-hati, PIK 2 tetap menjadi pilihan ideal untuk diversifikasi investasi jangka panjang,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya