Berita

Aktor senior Hollywood, Mel Gibson/AFP

Global

Mel Gibson Desak Pemerintah Amerika Jujur Soal Tragedi 9/11

RABU, 16 APRIL 2025 | 11:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktor senior Hollywood, Mel Gibson, mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk membuka informasi terkait dugaan skandal di balik serangan teroris 11 September 2001 (9/11).

Aktor asal Australia yang juga dikenal sebagai pendukung Presiden Donald Trump ini mengunggah cuplikan wawancara antara jurnalis Tucker Carlson dan mantan anggota Kongres, Curt Weldon.

"Tragedi yang terjadi hampir 25 tahun lalu ini bisa jadi merupakan skandal terbesar dalam sejarah Amerika,” tulis Gibson di platform X, seperti dikutip dari RT, Rabu, 16 April 2025.


Pada 11 September 2001, kelompok teroris Al-Qaeda membajak empat pesawat penumpang. Dua pesawat menabrak Menara Kembar World Trade Center di Manhattan, satu pesawat menabrak Pentagon, dan satu lagi jatuh di ladang di Pennsylvania. Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan tersebut.

“Bukan hanya dua, tapi tiga gedung runtuh seperti sudah direncanakan. Sampai hari ini, belum ada penjelasan jelas soal runtuhnya Gedung 7, padahal tidak ada pesawat yang menabraknya,” tulis Gibson. Ia juga menyatakan bahwa menara tersebut sebenarnya dirancang untuk tahan terhadap tabrakan pesawat.

“Apa sebenarnya yang terjadi hari itu? Kenapa tidak ada yang boleh membicarakannya? Sudah cukup dengan rasa takut. Saatnya mengungkap kebenaran, tentang 9/11. Tentang sejarah. Tentang kita semua,” tambahnya.

Menurut Institut Standar dan Teknologi Nasional AS (NIST), Gedung 7 runtuh akibat kebakaran yang disebabkan oleh puing-puing dari salah satu menara yang runtuh.

Dalam wawancara tersebut, Weldon menolak disebut sebagai penganut teori konspirasi. Ia menuduh CIA dan pemerintah ahli dalam menutupi fakta.

“Saya kesal ketika wartawan menyebut orang-orang seperti saya penganut teori konspirasi. Padahal lembaga-lembaga itu sendiri yang menciptakan konspirasi,” kata Weldon. 

“Mereka bahkan punya pelatihan khusus untuk membuat seseorang terlihat seperti penganut teori konspirasi.,” sambungnya.
Weldon meminta Trump membentuk tim khusus berisi orang-orang jujur dan berintegritas tinggi untuk menyelidiki fakta-fakta seputar tragedi 9/11.

Selama bertahun-tahun, sejumlah kalangan meragukan kebenaran versi resmi serangan tersebut. Beberapa bahkan menuding bahwa serangan itu melibatkan pihak dalam. Para penulis dan aktivis telah mengkritik laporan Komisi 9/11 yang dirilis pada 2004, dan menilai masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Komisi tersebut menyimpulkan bahwa “tidak ada satu pun tindakan pemerintah AS dari tahun 1998 hingga 2001 yang berhasil menghambat atau menunda rencana Al-Qaeda.”

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya