Berita

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Harli Siregar/RMOL

Hukum

Kejagung Siang Malam Hitung Nilai Barbuk dari Kasus Suap Vonis Lepas Ekspor CPO

RABU, 16 APRIL 2025 | 10:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menghitung nilai barang bukti (barbuk) yang disita dari para tersangka kasus dugaan suap terkait putusan lepas (ontslag) perkara korupsi ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Apalagi dana suap yang mengalir mencapai lebih dari Rp60 miliar.

“Sedang dihitung, karena ini mata uang asing, harus dilihat dengan kurs,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Harli Siregar kepada wartawan, Selasa 15 April 2025.


Bukan hanya uang tunai, penyidik juga akan menghitung nilai dari sejumlah kendaraan mewah yang disita.

Di antaranya mobil mewah, motor mewah, serta sepeda mahal yang dipajang di Lobi Jampidmil Kejaksaan Agung.

“Ada enam yang sudah dirilis, mulai dari MAN (Ketua PN Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta), kan MAN itu malah dari tasnya. Ada dari AR (Ariyanto Bakrie), dari MS (MarcelLa Santoso). (Termasuk) Kendaraan itu yang baru kita sita,” kata Harli.

Penyidik juga tengah fokus untuk menelusuri transfer dana dari para tersangka dengan mendalami aliran rekening.

“Sedang diupayakan, semua sedang dikerjakan. Penyidik kan fokus terus ya siang malam,” kata Harli.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 40 lembar mata uang dolar Singapura pecahan 100 dan 125  lembar mata uang dolar Amerika pecahan 100 dolar AS yang disita di rumah tersangka Muhammad Arif Nuryanta di Jalan Perintis Kemerdekaan 26 No. 25, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Tegal, Jawa Tengah.

Lalu 10 lembar dolar Singapura uang pecahan 100 dan 74 lembar dolar Singapura pecahan 50 disita di rumah tersangka Ariyanto Bakrie di Jalan Kikir No. 26, RT 1/RW 4, Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Tiga unit mobil yaitu satu Toyota Land Cruiser dan dua Land Rover, 21 unit speda motor, dan tujuh unit sepeda yang juga disita di rumah tersangka Ariyanto.

Uang senilai 36.000 dolar AS disita di rumah tersangka Ali Muhtarom dan satu unit mobil Fortuner disita di rumah tersangka Ali Muhtarom di Jepara.

Selanjutnya, uang senilai 4.700 dolar Singapura disita dari kantor tersangka Marcella Santoso, uang tunai Rp 616.230.000 disita dari rumah tersangka Agam Syarief Baharudin.

Adapun alur uang mengalir sebesar Rp60 miliar diberikan Ariyanto Bakri bersama Marcella Santoso selaku pengacara terdakwa korporasi, dari Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group. 

Dana itu dialirkan lewat Wahyu Gunawan yang menjabat sebagai panitera muda penghubung Ariyanto dengan Ketua PN Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta yang saat itu menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Pusat.

Dari sini, Arif pun mengalirkan uang Rp22,5 Miliar kepada tiga hakim yakni, Agam Syarif Baharuddin, Ali Muhtarom, dan Djuyamto untuk vonis lepas kepada para tersangka korporasi.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya