Berita

Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDIP Novita Hardini/Ist

Politik

DPR Dukung Gerakan Bali Bersih Sukseskan Transisi Ekonomi Hijau

SELASA, 15 APRIL 2025 | 04:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDIP Novita Hardini, mendukung penuh Gerakan Bali Bersih yang diluncurkan Gubernur Bali I Wayan Koster. 

Ia mengatakan lingkungan hidup menjadi salah satu isu global yang semakin mendesak. Dalam Indeks Kinerja Lingkungan (EPI), Indonesia memperoleh skor yang sangat rendah, hanya (33.8),jauh dibawah Singapura (53.8), Finlandia (73.7), Swedia (70.5), Jepang (61.4), dan Korea Selatan (50.6)

“Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tetapi ironisnya, keberlanjutan lingkungan masih sering dikorbankan demi kepentingan ekonomi jangka pendek,” kata Novita dalam keterangannya, Senin malam, 14 April 2025.


Menurut legislator asal Trenggalek tersebut, bahwa penyelesaian persoalan sampah perlu ada kesadaran dan gerakan dari seluruh lintas sektor masyarakat. Hal ini menjadi landasan mengapa surat edaran Gubernur Bali I Wayan Koster patut diapresiasi dan didukung bersama.

"Kami tidak ingin gerakan positif dari daerah justru berujung pada fragmentasi kebijakan nasional. Justru sebaliknya, momentum ini bisa dijadikan peluang untuk menyusun kebijakan pengelolaan sampah dengan lebih terintegrasi," tegasnya.

Meski menuai kritik dari beberapa pihak, termasuk Kementerian Perindustrian yang menyoroti dampaknya pada industri dan ekonomi informal, Novita menilai polemik ini harus disikapi secara dewasa dan solutif.

“Jika ingin duduk bersama, ya duduk saja. Sekaligus membicarakan komitmen upaya pencapaian target transisi green industri Kementerian Perindustrian sudah sampai mana? Apa saja upaya yang dilakukan," tegasnya lagi.

Ia pun mendorong agar segera dibentuk forum lintas kementerian dan daerah guna menyusun kebijakan nasional pengelolaan sampah yang terintegrasi, berkeadilan, dan membuka ruang dialog bagi UMKM, industri kreatif, dan masyarakat luas.

“Gerakan Bali Bersih harus jadi momentum bagi Indonesia. Khususnya daerah dengan potensi pariwisata alam yang luar biasa seperti Bali. Pemerintah mestinya lebih cermat dan melihat visi jangka panjang agar Indonesia mampu bersaing dengan beberapa negara maju yang telah menerapkan transisi ekonomi hijau yang dampak ekologinya dapat bermanfaat besar bagi masyarakat luas," tutup Novita.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya