Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/RMOL

Politik

54 Ribu Klinik dan Puskesmas Akan Diintegrasikan ke Kopdes Merah Putih

SENIN, 14 APRIL 2025 | 19:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah berencana mengintegrasikan lebih dari 54 ribu puskesmas dan klinik ke dalam sistem Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan, langkah ini diambil untuk memperluas peran koperasi dalam mendukung layanan dasar masyarakat desa, termasuk di sektor kesehatan.

“Langkah ini bertujuan untuk menyatukan aset, SDM, dan prosedur layanan kesehatan di tingkat desa. Kopdes Merah Putih juga nantinya akan berkolaborasi bersama dengan koperasi yang saat ini telah beroperasi,” kata pria yang akrab disapa Zulhas ini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 14 April 2025.


Tak hanya mengelola layanan kesehatan, Kopdes Merah Putih juga akan melebarkan sayap ke berbagai lini bisnis. 

Menurut Zulhas, koperasi ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari penjualan sembako, layanan distribusi pangan, hingga menjadi agen gas LPG.

“Kalau dulu kan koperasi simpan pinjam. Itu simpan pinjam hanya bagian kecilnya. Koperasi ini nanti keberanian bisnis, misalnya sembako, ada kliniknya, bisa jadi agen LPG, bisa yang membagi bantuan pangan, penyaluran kredit KUR, nanti akan berkembang,” paparnya.

Zulhas optimistis, penguatan koperasi melalui Kopdes Merah Putih akan menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian dan ketahanan ekonomi desa secara menyeluruh.

“Kami optimis Kopdes Merah Putih dapat membangun kekuatan ekonomi dari desa,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya