Berita

Mehul Choksi/Net

Dunia

Miliarder Berlian India Diciduk di Belgia, Ketauan Nipu Rp30 Triliun

SENIN, 14 APRIL 2025 | 18:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang miliarder berlian asal India Mehul Choksi yang buron sejak 2018, telah ditangkap di Belgia atas permintaan pemerintah India. 

Choksi, yang dituduh terlibat dalam penipuan bank senilai 1,8 miliar dolar AS atau Rp30 triliun terhadap Punjab National Bank (PNB), kini menghadapi proses ekstradisi ke tanah air.

Pengacara Choksi, Vijay Aggarwal, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Senin, 14 April 2025, menyatakan bahwa penahanan kliennya terjadi hari Sabtu lalu, 12 April 2025. 


Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengajukan banding terhadap penahanan dan menentang proses ekstradisi.

"Ini adalah alasan yang jelas [yang akan kami gunakan untuk mengajukan kasus ini], bahwa ia tidak berisiko melarikan diri dan kedua, bahwa ia sangat sakit. Ia sedang menjalani perawatan kanker," ujar Aggarwal, seperti dimuat BBC. 

Ia juga menambahkan bahwa permintaan ekstradisi tersebut bermotif politik dan mengklaim bahwa persidangan di India kemungkinan besar tidak akan berlangsung adil. 

"Kami akan menentang ekstradisi tersebut dengan alasan bahwa tidak ada cukup bukti yang memberatkannya," tegasnya.

Menurut laporan Times of India, penangkapan Choksi didasarkan pada dua surat perintah penangkapan tanpa jaminan yang dikeluarkan oleh pengadilan India pada 2018 dan 2021. 

Meski demikian, belum diketahui secara pasti mengapa langkah penangkapan dilakukan baru-baru ini.

Choksi, pemilik jaringan ritel perhiasan Gitanjali Gems yang dulu memiliki sekitar 4.000 toko di India, dan keponakannya, Nirav Modi, dituduh bersekongkol dengan pegawai bank PNB di Mumbai untuk memperoleh uang muka fiktif guna membayar pemasok perhiasan luar negeri. 

Dana tersebut diduga dialihkan dan dicuci melalui berbagai saluran internasional.

Baik Choksi maupun Modi telah membantah semua tuduhan terhadap mereka.

Setelah meninggalkan India, Choksi dilaporkan menetap di Amerika Serikat sebelum akhirnya memperoleh kewarganegaraan Antigua. Pada 2021, ia juga sempat ditangkap di Dominika namun kemudian dideportasi kembali ke Antigua.

Nirav Modi sendiri saat ini ditahan di London dan tengah menjalani proses ekstradisi ke India.

Menanggapi kabar penangkapan Choksi, Hariprasad SV, seorang pengusaha asal Bengaluru yang pertama kali melaporkan dugaan penipuan di PNB pada 2016, menyatakan kepuasannya.

"Ini berita bagus. Selain membawanya kembali, hal terpenting adalah mendapatkan kembali semua miliaran dolar yang dijarahnya dari India," ujarnya. 

Hingga kini, pihak Direktorat Penegakan Hukum India (ED) dan Kementerian Luar Negeri belum memberikan komentar resmi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya