Berita

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto/RMOL

Politik

Komisi I DPR Bakal Panggil Menlu Soal Posisi Dubes RI yang Kosong di Sejumlah Negara

SENIN, 14 APRIL 2025 | 16:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi I DPR bakal memanggil Menteri Luar Negeri Sugiono untuk membahas posisi duta besar (dubes) yang kosong di beberapa negara. 

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengagendakan pertemuan tersebut bakal berlangsung pada Kamis, 17 April 2025.

"Kita akan jadwalkan di hari Kamis. Kita upayakan kita ketemu semua mitra kita. Karena ini kan habis Lebaran, kita juga udah harus bersiap," kata Utut di Gedung Nusantara IV, Komplek DPR RI, Senayan, Senin, 14 April 2025.


Utut menegaskan, posisi dubes perlu ditunjuk sesegera mungkin untuk memaksimalkan diplomasi Indonesia di kancah internasional.

Ia menerangkan dalam perencanaan posisi duta besar Indonesia yang kosong di sejumlah negara, tertuang dalam pagu indikatif agar dapat dianggarkan negara. Saat ini, rencana menempatkan duta besar di sejumlah negara baru sebatas pagu definitif atau alokasi.

Pihaknya akan menanti sampai situasi geopolitik mereda lantaran bisa berdampak pada kondisi ekonomi di Indonesia.

Terkait perang tarif, ia ingin meminta penjelasan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan mitra terkait dalam rapat tersebut, untuk mengetahui dampak yang lebih pasti terhadap Indonesia.

"Nah, yang jelas baru Lebaran, kalau secara geopolitik ada perubahan, pergeseran, perang tarif ini pasti ada dampaknya. Kebetulan, mitra kami, Kemlu, salah satunya, mudah-mudahan nanti Pak Menlu Sugiono bisa menjelaskan sebaik-baiknya," katanya.

"Tetapi menjelaskan saja kan tidak cukup. Yang paling penting dari menjelaskan itu kan, bisa ke mitra di sana, pesan kita sampai, tapi tidak menyakiti," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya