Berita

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo/Ist

Politik

Prabowo Diminta Utus Hary Tanoe Temui Trump Bahas Tarif AS

SENIN, 14 APRIL 2025 | 09:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan negosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait tarif impor 32 persen diapresiasi sejumlah kalangan. 

Pengamat politik sekaligus dosen Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta, Saiful Anam menyarankan Presiden Prabowo mengutus Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo yang selama mengklaim bersahabat baik dengan Donald Trump.

“Hary Tanoe dikenal dekat dengan Trump, bahkan beberapa kali tidak hanya berfoto bersama, ia juga menghadiri pelantikan Trump," kata Anam kepada RMOL, Senin 14 April 2025. 


Menurut Saiful, tidak salah jika Prabowo menunjuk Hary Tanoe sebagai bagian perwakilan Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat.

Saiful meyakini dengan kedekatan Hary Tanoe dengan Trump akan mendapatkan hasil optimal sesuai yang diharapkan pemerintah RI.

“Kita harus menghilangkan ego politik, meskipun Hary Tanoe berada pada posisi berbeda pada Pemilu 2024 yang lalu, pemerintah harus merangkul semua, terlebih soal tarif Trump demi untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Saiful.

Menurutnya, pendekatan soft approach harus diambil Indonesia, karena bagaimana pun Amerika merupakan negara yang masih dibutuhkan untuk menjalin hubungan baik dari sisi politik, ekonomi, pertahanan dan yang lainnya.

“Merupakan keuntungan besar jika akhirnya tarif Trump dibatalkan untuk Indonesia, tentunya Indonesia akan lebih dapat fokus kepada hal-hal yang lebih produktif untuk kemakmuran dan kemajuan bangsa,” pungkas Saiful.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya