Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Trump Tunda Tarif untuk Elektronik, Bursa Asia Menghijau

SENIN, 14 APRIL 2025 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka menguat pada pedagangan Senin pagi 14 April 2025, usai keputusan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menghentikan tarif resiprokal pada beberapa barang elektronik.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) pada akhir pekan kemarin mengatakan bahwa pemerintah AS telah mengecualikan barang-barang elektronik termasuk smartphone, laptop, dan perangkat keras komputer dari bea masuk yang diberlakukan sebelumnya. 

Namun, pada Minggu 13 April 2025, Trump dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick menegaskan pengecualian tersebut tidak permanen, sehingga menimbulkan lebih banyak ketidakpastian.


Dalam sebuah posting di Truth Social, Trump mengatakan produk-produk tersebut masih dikenakan Tarif Fentanyl 20 persen yang berlaku saat ini. 

Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang dibuka menguat 1,82 persen sementara indeks Topix yang lebih luas naik 1,77 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,29 persen, dan indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,22 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia juga naik 0,72 persen.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 21.059, menunjukkan pembukaan yang lebih kuat dibanding penutupan HSI pada level 20.914,69 Jumat lalu. 

Beberapa negara Asia sedang mempersiapkan negosiasi perdagangan dengan AS. 

Trump sedang terlibat dalam negosiasi dengan negara-negara termasuk Vietnam, India, Korea Selatan, dan Jepang. Politico menyebutkan bahwa  Trump sedang memprioritaskan mitra dagang yang ada, yang strategis untuk melawan China, menurut sumber yang dekat dengan Gedung Putih. 

Perwakilan perdagangan utama Jepang Akazawa Ryosei dijadwalkan mengunjungi AS minggu ini untuk berunding dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, menurut penyiar lokal NHK .

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bervariasi cenderung menguat, setelah berhasil mengakhiri perdagangan pekan lalu dengan menguat 0,13 persen di 6.262. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF ( EIDO ), di New York Stocks Exchange naik 2,85 persen ke level 15,87 Dolar AS.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya