Berita

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono/RMOL

Politik

SBY Ngaku Sangat Hati-Hati Komentari Kebijakan Trump

MINGGU, 13 APRIL 2025 | 18:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sangat berhati-hati mengomentari dinamika global yang saat ini terjadi, termasuk kebijakan tarif impor AS kepada Indonesia sebesar 32 persen.

Mantan Ketua Umum Demokrat ini mengaku telah menulis pemikiran soal kebijakan Trump yang ia publikasikan di media sosial X.

"Di tengah malam saya memanggil staf saya, Kolonel Tumpal, coba saya ingin menulis sesuatu. Tidak akan saya lepas dalam bentuk tweet karena saya tahu sebagai seorang yang pernah memimpin negeri ini, saya harus hemat bicara dan berhati-hati," kata SBY di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu, 13 April 2025.


Menurutnya, kehati-hatian berpendapat di media sosial adalah etika yang wajib diperhatikan bagi mantan pemimpin. SBY pun memastikan setiap buah pemikiran yang ia tulis di media sosial sudah benar secara etika politik. 

"Ditulislah tujuh butir bagaimana sebaiknya Indonesia menyikapi yang baru saja disampaikan oleh Presiden Donald Trump," katanya. 

SBY mengatakan, tulisannya di X hanya perihal sikap pemerintah terhadap kebijakan Donald Trump. Ia mengapresiasi sikap pemerintah yang tidak emosional dan sadar kemampuan atas kebijakan Trump.

"Hanya beberapa butir tweet yang merupakan dukungan saya kepada pemerintah Indonesia A, B, C karena saya pandang tepat," tutupnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya