Berita

Gus Fuad Plered diduga menghina ulama Habib Idrus bin Salim Al-Jufri/Net

Nusantara

Laskar Sabilillah: Waspada Provokasi Pemecah Belah Bangsa!

MINGGU, 13 APRIL 2025 | 13:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Laskar Sabilillah, KH Muhammad Abbas Billy Yachsi menyerukan masyarakat untuk waspada terhadap upaya provokasi yang bisa memecah belah.

Hal ini disampaikan buntut pernyataan kontroversial Gus Fuad Plered yang diduga menghina ulama almarhum Habib Idrus bin Salim Al-Jufri dengan sebutan binatang dalam sebuah forum online baru-baru ini.

"Saya mengimbau jangan terprovokasi terhadap hasutan dari orang-orang tak bertanggung jawab yang ingin mengadu domba rakyat Indonesia, bahkan sesama umat Islam," kata KH Abbas dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 13 April 2025.


KH Abbas yang juga Ketua Umum Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) ini mengingatkan kepada anggotanya untuk menjaga keamanan dan menciptakan iklim yang kondusif dan damai di tengah masyarakat.

"Edukasi masyarakat untuk mencintai persatuan, jangan mudah terprovokasi, dan terus jaga perdamaian," tambahnya.

Berkaitan dengan polemik Gus Plered, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum, khususnya Polda Sulteng untuk menangani kasus tersebut demi rasa keadilan.

"Kita harus bersinergi dengan semua pihak untuk menjaga keutuhan bangsa," tutupnya.

Polda Sulteng saat ini masih mengusut kasus dugaan penghinaan almarhum Habib Idrus bin Salim Al-Jufri yang dilakukan oleh Gus Fuad Plered.

Kasus ini dilaporkan warga dan teregistrasi dalam LP Nomor: LP/B/76/IV/2025/SPKT/Polda Sulteng tanggal 7 April 2025. Penyidik Ditressiber Polda Sulteng kini telah memeriksa 7 orang sebagai saksi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya