Berita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara/RMOLJabar

Nusantara

Tuai Pujian, Efisiensi Anggaran Pemprov Jabar Capai Rp5,1 T

SABTU, 12 APRIL 2025 | 17:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Efisiensi belanja Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tuai pujian karena mampu menekan anggaran hingga Rp5,1 triliun di tahun 2025.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara mengatakan, capaian tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.

"Alhamdulillah Pemprov Jabar dan DPRD Jabar telah melakukan efisiensi tersebut. Efisiensi terhadap belanja menuju belanja yang lebih berkualitas, lebih bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat," ucap Iswara dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu, 12 April 2025.


Pemangkasan anggaran dilakukan pada sejumlah pos yang dinilai kurang produktif, sehingga menghasilkan alokasi belanja lebih berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Beberapa pos anggaran yang berhasil dipangkas signifikan, antara lain perjalanan dinas, belanja makan-minum, rapat-rapat di luar kantor, belanja percetakan hampir 100 persen dikurangi berkat implementasi paperless, serta peniadaan kunjungan ke luar negeri.

Dana hasil efisiensi sebesar Rp5,1 triliun tersebut, kata Iswara, kemudian dialokasikan untuk belanja yang lebih berkualitas dan prioritas.

"5,1 triliun ini digunakan untuk belanja lebih berkualitas. Untuk membangun ruang kelas baru, membangun irigasi, jalan infrastruktur kabupaten/kota maupun provinsi. Kemudian untuk mengurangi stunting, mengurangi angka kematian ibu dan bayi," jelasnya.

Ia bahkan menyebut Jabar menjadi provinsi dengan angka realokasi anggaran terbesar di Indonesia dari 38 provinsi yang ada.

Dari total efisiensi, dialokasikan anggaran sekitar Rp2,4 triliun untuk infrastruktur. Kemudian Disdik juga mendapatkan tambahan anggaran Rp1,6 triliun dari hasil efisiensi.

"Nah, nanti semua anggaran ini mulai minggu depan insyaallah sudah mulai akan dilelang di provinsi," ujarnya.

Terkait bantuan keuangan ke kabupaten/kota, Pemprov Jabar menerapkan sistem bantuan program. Artinya, jika kabupaten/kota mengajukan kebutuhan, proyek akan dikerjakan oleh provinsi dan setelah selesai akan diserahterimakan kepada daerah yang bersangkutan sebagai penerima manfaat.

"Jadi kalau kabupaten di kota mengajukan, dikerjakan oleh provinsi nanti setelah selesai, diserahkan terimakan ke kabupaten kota masing-masing," imbuhnya.

Iswara juga memastikan, kelanjutan proyek infrastruktur yang sempat mangkrak, seperti di SMK 2 Garut, juga telah masuk dalam perencanaan anggaran yang baru.

Prioritas belanja tahun 2025 ini juga mencakup perbaikan jaringan irigasi, fasilitas lalu lintas (PJU, guardrail, traffic light), serta sarana pertanian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya