Berita

Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur RA saat ungkap kasus pembuangan janin di Bintaro./Ist

Presisi

Pasangan Kekasih di Tangsel Dibui Setelah Buang Janin Hasil Hubungan Gelap

SABTU, 12 APRIL 2025 | 11:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sepasang kekasih berinisial AT dan SG jadi tersangka usai terbukti membuang janin hasil hubungan mereka di kawasan Tangerang Selatan. 

Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur RA mengatakan, janin laki-laki itu merupakan hasil hubungan tanpa status dari kedua tersangka yang sudah terjalin sekitar setahun lalu. 

Muhibbur menjelaskan pada Desember 2024, tersangka SG hamil dan berusaha menggugurkan kandungannya dengan minum obat.


"SG membeli dua butir pil penggugur kandungan pada Januari 2025, namun tidak ada reaksi dari obat tersebut, kemudian pada akhir Maret 2025, SG membeli lagi delapan butir dengan harga Rp700 ribu," kata Muhibbur.

SG mendapatkan obat penggugur kandungan dari media sosial TikTok.

Masih kata Muhibbur, pada akhir Maret 2025, janin akhirnya keluar dari tubuh SG. Ia kemudian menyuruh AT untuk membuang janin tersebut.

"Terjadi kontraksi, janin dikeluarkan di dalam kamar mandi tempat tinggalnya, tanpa dibantu siapa pun. Janin tersebut sudah tidak bernyawa. Selanjutnya pelaku memotong ari-ari dengan menggunakan gunting yang berwarna hitamnya,” jelas Muhibbur.

 AT kemudian mencari lokasi pembuangan janin. Namun, aksi AT saat hendak membuang janin yang masih berusia empat bulan di Jalan Boulevard Bintaro Sektor 7, Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu 9 April 2025, dipergoki oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli. 

"Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), mereka melihat seorang laki-laki yang tidak dikenal sedang menggali tanah menggunakan tangan," jelas Muhibbur.

Kini, kedua pelaku telah ditetapkan tersangka dengan jeratan Pasal 77 A UU 35 / 2014 atas perubahan UU 23 / 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 346 KUHP, atau Pasal 348 KuHP, dan atau pasal 427 UU 17 / 2003 tentang kesehatan dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya