Berita

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen/Net

Dunia

Uni Eropa Ikut Tunda Tindakan Balasan Tarif AS Selama 90 Hari

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Uni Eropa (UE) memutuskan menangguhkan rencana pembalasan tarif terhadap Amerika Serikat selama 90 hari, menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda penerapan tarif terhadap sejumlah negara, termasuk negara-negara anggota UE.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk memberikan peluang bagi jalur diplomasi dan perundingan.

"Kami memerhatikan pengumuman Presiden Trump. Kami ingin memberikan kesempatan pada negosiasi," kata Ursula von der Leyen dalam pernyataannya, dikutip dari France24, Jumat 11 April 2025.


Sebelumnya, blok Eropa telah menyiapkan rencana untuk mengenakan tarif terhadap produk-produk asal AS senilai 20,9 miliar Euro. Rencana ini merupakan respons atas kebijakan tarif 20 persen yang diberlakukan Washington terhadap sejumlah produk dari UE.

Meski demikian, Von der Leyen menegaskan bahwa penangguhan ini bersifat sementara, dan UE siap melanjutkan langkah balasan jika perundingan tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

"Jika negosiasi tidak memuaskan, tindakan balasan kami akan kembali berjalan," ujarnya.

Langkah Uni Eropa tersebut mendapat sambutan positif dari Presiden Trump. Dalam pernyataannya, ia menilai bahwa Brussel tidak ingin berakhir seperti China.

"Mereka sangat pintar. Mereka siap mengumumkan pembalasan dan kemudian mereka mendengar tentang apa yang kami lakukan terhadap China dan negara-negara lain," ujar Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya