Berita

Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Jerry Sambuaga/RMOL

Politik

Prabowo Buka Jalan Impor, Ketum AMPI: Perdagangan Akan Semakin Kompetitif

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait impor, terutama terkait akan membuka jalan bagi setiap pengusaha untuk melakukan impor, patut diapresiasi dan didukung.

Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Jerry Sambuaga, pernyataan itu sangat baik dalam memberi kesempatan dan peluang secara merata khususnya bagi mereka yang baru memulai usaha.

"Ketika terdapat banyak kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk melakukan impor, maka akan meningkatkan semangat perdagangan yang kompetitif, harga produk yang lebih terjangkau," ujar Jerry dalam keterangan tertulis, Jumat 11 April 2025.


Kata dia, melalui kebijakan importasi yang mudah, tentunya produktivitas pelaku usaha dalam melakukan aktivitas perdagangan akan menjadi semakin berkembang.

"Ini tentunya akan memberikan banyak alternatif produk untuk para konsumen. Sehingga dalam jangka waktu yang panjang akan membentuk ekosistem perdagangan yang lebih stabil, terbuka, transparan, efisien, dan produktif," katanya.

Wakil Menteri Perdagangan 2019-2024 ini menegaskan, yang penting untuk ditekankan adalah kesempatan dan keterbukaan bagi setiap pelaku usaha untuk berusaha, bukan kepada barang atau produknya.

"Sudah tentu terkait dengan komoditas, ada beberapa komoditas strategis dan bahan pokok penting yang menjadi prioritas untuk pengembangan ekspor," tuturnya.

"Karena memang ada beberapa produk yang bisa diproduksi dan potensial untuk menjadi produk ekspor, bukan impor, berhubung banyak permintaan terhadap produk tersebut di luar negeri," pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penghapusan kuota impor, terutama atas komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Contohnya, kata dia, importasi daging sapi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa 8 April 2025.

Prabowo meminta agar importasi dilakukan secara netral. Tidak hanya perusahaan yang itu-itu saja.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya