Berita

Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sulawesi Utara, Hillary Brigitta Lasut (HBL)/Istimewa

Politik

Kolaborasi Hillary-Letkol Teddy, Nama Anak Talaud yang Hilang dari Daftar Peserta SPPI Bisa Ikut Pendidikan

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 20:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara (Sulut), Hillary Brigitta Lasut (HBL), menyurati Badan Gizi Nasional (BGN) dan Sekretaris Kabinet usai menerima laporan dari seorang calon Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 tahun 2025, Tyndale Mangamis, yang namanya tiba-tiba hilang sebagai salah satu calon peserta SPPI Batch 3 di Sulut.

Tyndale Mangamis dengan nomor peserta 595727771804 ini sebelumnya telah dinyatakan lulus oleh panitia pusat sebagai salah satu peserta SPPI Batch 3 untuk menjalankan program makan bergizi gratis, setelah mengikuti serangkaian tes.  

Namun warga Kabupaten Kepulauan Talaud itu mengaku heran namanya tidak muncul sebagai salah satu peserta SPPI Batch 3 yang akan mengikuti pelatihan. Nomor peserta miliknya masih ada tapi digantikan oleh orang lain. 


Ia sangat berharap kepada panitia untuk melakukan pengecekan kembali dan menjelaskan mengapa namanya tiba-tiba hilang sebagai calon SPPI Batch 3. 

Mendapat laporan tersebut, HBL pun segera merespons dengan melakukan komunikasi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol Teddy Indra Wijaya. 

"Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian yang dialami oleh saudari Tyndale Yustina Mangamis, pemudi asal Kabupaten Kepulauan Talaud, yang sebelumnya dinyatakan lulus sebagai peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 Tahun 2025 namun namanya mendadak hilang dari daftar peserta pelatihan," kata HBL, melalui keterangannya, Kamis, 10 April 2025.

"Segera Diaksi Mba Dewan, Thank you masukannya," ucap Teddy menjawab permintaan HBL.

Berkat kolaborasi Hillary dan Letkol Teddy, nama Tyndale Mangamis, anak Talaud yang lulus SPPI tapi diganti orang lain, langsung diatensi pihak-pihak terkait.

Berdasarkan informasi pihak keluarga, dalam hitungan kurang dari 1 jam pertanyaan Tyndale sudah dapat balasan, setelah beberapa hari tidak direspons. Pihak BGN juga menjelaskan adanya kesalahan dalam pengetikan. 

"Situasi ini sangat disayangkan, terlebih program SPPI seharusnya dijalankan dengan transparansi dan menjunjung tinggi asas keadilan. Perubahan mendadak terhadap status peserta seperti yang dialami oleh Tyndale patut dipertanyakan dan menjadi perhatian publik," imbuhnya.

"Saya dan Partai Demokrat Sulut akan terus mengawal kasus ini, memastikan bahwa setiap proses yang terjadi bisa dijelaskan secara terbuka, dan mendorong agar panitia penyelenggara dapat memberikan klarifikasi yang layak. Kepada saudara Tyndale dan keluarga, kami sampaikan dukungan penuh agar semangat dan perjuangan tidak padam. Keadilan harus ditegakkan, dan suara kalian tidak akan dibiarkan hilang begitu saja," demikian Hillary Lasut.

Meski Tyndale Mangamis sudah dipersilakan untuk mengikuti pendidikan, Hillary memastikan untuk terus memberikan atensi dalam proses ini. Agar semua prosedur dapat berjalan sesuai ketentuan dan untuk meminimalkan keresahan yang sempat timbul di masyarakat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya