Berita

Presiden Prabowo Subianto tiba di hotel Ankara pada Rabu malam, 9 April 2025/Ist

Global

Mahasiswa Antusias Ketemu Prabowo di Turki

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto tiba hotel tempatnya bermalam selama kunjungan kenegaraan di Ankara pada Rabu malam, 9 April 2025. 

Ia sebelumnya dijemput dan diantar  langsung ke Hotel dari Bandara Internasional Esenboga, Ankara, Turki oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Kedatangan Prabowo di lobi hotel disambut oleh sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Indonesia yang bermukim di negeri tersebut.


Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga sudah tiba di Ankara untuk menyambut presiden. 

Turut hadir Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, para pejabat, home staff, dan local staff KBRI Ankara, perwakilan pengusaha Indonesia, hingga para mahasiswa serta diaspora Indonesia di Turki.

Salah satu mahasiswa asal Indonesia, Maulidia, yang menempuh pendidikan jurusan Arsitektur Lanskap di Universitas Bartin, menyatakan rasa bangganya bisa bertemu langsung dengan Presiden. 

Maulidia bahkan menempuh perjalanan selama empat jam demi bisa menyambut Presiden Prabowo secara langsung.

“Saya merasa bahwa ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk saya sendiri dan bisa bertemu Bapak Presiden secara langsung,” ucap Maulidia kepada Sekretariat Presiden RI.

Maulidia berharap hubungan Indonesia dan Turkiye ke depan semakin kuat, khususnya dalam bidang ekonomi dan pendidikan. 

“Di Turki ini mungkin banyak sekali kuliahnya jadi lebih murah dan mungkin Indonesia bisa banget mengadopsi hal ini di bagian pendidikan," harapnya.

Sementara itu, Cika dari kota Bursa dan Zalta dari Ankara. Keduanya mengaku sangat terharu bisa bertatap muka dengan Presiden Prabowo. 

Meski pertemuan berlangsung singkat karena kerumunan yang padat, mereka tetap merasa senang bisa berinteraksi langsung dengan kepala negara.

“Wah terharu kali ya, karena sangat eksklusif gitu, jarang-jarang kan didatangi sama Pak Presiden,” kata dia.

Muhammad Syarif, mahasiswa sekaligus perwakilan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki (PPIT), juga menyampaikan rasa bahagianya. Menurutnya Prabowo ke Turki sangat penting untuk mempererat kerja sama bilateral kedua negara.

“Semoga hubungan Turki dan Indonesia selalu membaik ya, apalagi dengan kehadiran bertemunya dua Presiden secara langsung. Semoga terus menerus, dan setiap tahun makin baik antara dua negara,” tuturnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya