Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Tarif Ditunda 90 Hari, Saham-saham di Bursa Wall Street Bergembira

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street mencatat lonjakan yang signifikan.  

Dikutip dari Reuters, S&P 500 melonjak 9,5 persen, menjadi kenaikan harian terbesar sejak 2008, pada penutupan perdagangan Rabu 9 April 2025 waktu setempat. 

Kenaikan ini dipicu oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump yang memberikan penangguhan 90 hari terhadap kebijakan tarif yang semula berlaku mulai 9 April 2025. 


Pengumuman Trump menciptakan kelegaan bagi pasar yang sebelumnya gonjang-ganjing. 

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 2.962,86 poin, atau 7,87 persen, menjadi 40.608,45. Semua emiten penghuni indeks saham  tersebut berakhir di zona hijau. 

S&P 500 melonjak 474,13 poin, atau 9,52 persen, menjadi 5.456,90. Nasdaq Composite Index menguat 1.857,06 poin, atau 12,16 persen, menjadi 17.124,97. 

Indeks Russell 2000 berkapitalisasi kecil melejit 8,66 persen atau 152,45 poin menjadi 1.913,16, lonjakan satu hari terbesar sejak Maret 2020.

Trump memberi jeda 90 hari ke semua negara yang terkena kebijakan tarif baru, tetapi justru menaikkan pungutan atas impor China menjadi 125 persen yang akan berlaku segera. Hal ini karena Trump menilai China berani melawan AS dengan pungutan 84 persen, dari semula 34 persen. 

Jeda tarif baru Trump disambut ceria oleh pedagang, meskipun analis mengatakan bahwa jeda atau penundaan justru melahirkan ketidakpastian. 

"Apakah penangguhan itu ide yang bagus? Secara pribadi, saya tidak menganggapnya ide yang bagus: jeda 90 hari hanya menciptakan lebih banyak ketidakpastian selama 90 hari," kata Amarjit Sahota, Direktur Eksekutif Klarity FX di San Francisco. 

Trader memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli saham-saham yang terpukul keras. 

Sejak Trump mengumumkan tarif yang lebih tinggi pada 2 April, saham Wall Street jatuh lebih dari 12 persen.

Saham raksasa teknologi memberikan dorongan terbesar, dengan Nvidia melesat 18,7 persen dan Apple naik 15,3 persen.

Indeks Otomotif S&P 500 juga melonjak 20,95 persen, sejauh ini kenaikan harian terbesarnya yang pernah tercatat.

Saham Delta Air Lines meroket 23,4 persen setelah maskapai itu mengalahkan ekspektasi laba kuartal pertama. Namun, perusahaan itu menarik perkiraan keuangan 2025 dan memproyeksikan laba kuartal berjalan di bawah ekspektasi.

Jumlah saham yang naik melebihi saham yang turun dengan rasio 6,4 banding 1 di NYSE , di mana terdapat 30 saham tertinggi baru dan 1.187 saham terendah baru.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya