Berita

Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Prabowo-Megawati Tunjukkan Konsistensi Kenegarawanan

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 07:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menunjukkan konsistensi kenegarawanan kedua tokoh tersebut.

Hal itu disampaikan Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 alias Siaga 98, Hasanuddin, merespon adanya pertemuan Prabowo dengan Megawati di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta pada Senin malam, 7 April 2025.

"Pertemuan tersebut menunjukkan konsistensi kenegarawanan kedua tokoh ini, bagaimana tidak, politik Pemilu 2024 yang 'dinamis' dengan segala perbedaan kepentingan politik partai dan dinamika kekuasaan, diakhiri demi merajut kebersamaan untuk Indonesia," kata Hasanuddin kepada RMOL, Kamis, 10 April 2025.


Hal itu, kata Hasanuddin, membuktikan bahwa Megawati konsisten dengan sikapnya bahwa tidak ada oposisi di Indonesia, yang ada adalah kerja sama atau kebersamaan, sebagaimana pernah disampaikan Megawati dalam Rakernas PDIP ke-5 pada 24 April 2024 lalu.
 
"Pertemuan ini menunjukkan sikap kebersamaan yang diperlihatkan Megawati Soekarnoputri," lanjut Hasanuddin.
 
Pertemuan itu menunjukkan konsistensi Prabowo sebagai sosok yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

"Dengan kebersamaan ini elemen bangsa dapat fokus pada tujuan bersama demi kemajuan negara sebagaimana disampaikan Prabowo dalam Kongres VI Partai Demokrat pada 25 Februari 2025," terangnya.
 
Hebatnya lagi kata Hasanuddin, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dapat mengkomunikasikan hal tersebut melalui keterangan "Merajut Kebersamaan untuk Indonesia Kita".

"Selain tentu saja (Sufmi Dasco) salah satu sosok penting di belakang pertemuan strategis ini," pungkas Hasanuddin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya