Berita

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyerahkan 303 Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama, di Kantor BPKP, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu, 9 April 2025/Istimewa

Nusantara

Kepala BPKP Serahkan SK Pengangkatan PPPK

RABU, 09 APRIL 2025 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama, baik di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat maupun Perwakilan BPKP telah diserahkan. 

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyerahkan 303 Surat Keputusan (SK) pengangkatan, di Kantor BPKP, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu, 9 April 2025.

Ateh mengatakan, penyerahan SK kepada para PPPK sudah melalui pelbagai rangkaian tahapan yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
 

 
"Saya selaku Kepala BPKP dan secara pribadi turut bahagia dan senang atas penyerahan SK PPPK ini. Saya mengucapkan selamat, tetap semangat dan jaga integritas," ujar dia. 

Ateh juga berpesan kepada para PPPK untuk senantiasa mengembangkan kemampuan dan menyesuaikan diri dengan tantangan yang ada, sebagai perwujudan peran dan kontribusi bagi BPKP serta negara.

Selain itu, Ateh juga mengapresiasi jajaran Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BPKP atas kerja keras dalam proses seleksi yang telah berjalan, sehingga rangkaian penerimaan PPPK dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Biro SDM BPKP Raden Mas Aris Santosa menjelaskan, pengangkatan PPPK BPKP ini merupakan amanah UU 20/2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dirinya merinci, pengangkatan PPPK di BPKP ada dua tahapan. Pertama sebanyak 303 orang yang sebelumnya sudah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara.

”Sedangkan untuk tahap kedua sebanyak 618 orang yang lebih dulu akan mengikuti proses seleksi pada pertengahan April sampai dengan Mei mendatang, dan hasil ini merupakan kerja bersama antar seluruh unit kerja di BPKP sehingga bisa tepat waktu,” tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya