Berita

Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo (kedua dari kanan)/Ist

Presisi

Polri Dorong Jebolan SMA KTB Berlanjut ke Top 100 University

RABU, 09 APRIL 2025 | 15:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, menjelaskan pentingnya pendidikan berkualitas sebagai pondasi utama dalam kemajuan bangsa. Hal ini merupakan program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung bijak Asta Cita Pemerintah. 

Hal ini diungkapkan dalam kegiatan pembekalan kepada para peserta Seleksi Pusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Akademi Kepolisian, Semarang. Dia menyampaikan kegiatan seleksi bukan hanya tahapan administratif, tetapi merupakan langkah awal penting dalam menentukan masa depan para calon peserta didik.

“Kegiatan ini adalah titik awal dari pilihan hidup kalian semua dalam melangkah dan menata masa depan. Semoga seluruh siswa diberikan kesehatan dan semangat untuk menjalani proses seleksi hingga tuntas," kata Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Komjen Dedi mengutip Teori 1 persen (teori Participation Inequality in Society). Di mana dalam teori dijelaskan penciptaan ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya, hampir selalu didapati pola satu persen populasi pencipta pengetahuan, 50 persen menguasai sumber daya dunia, 9 persen populasi pengomentar pengetahuan, dan 90 persen populasi pemanfaat pengetahuan.

"Lulusan SMA KTB diharapkan menjadi bagian 1 persen populasi yang menciptakan atau minimal 9 persen yang kritis terhadap ilmu pengetahuan," ucap dia.

Adapun parameter kesuksesan SMA KTB adalah membuka jalan untuk ke universitas terbaik dunia. Dengan target pertama SMA IB berasrama adalah meluluskan siswa/i yang diterima di universitas terbaik di dunia. 

Terutama di bidang studi STEM (Science, Technology, Engineering dan Mathematic) dan studi terkait STEM, eg. Law of STEM. Kemudian meluluskan siswa dan siswi yang mendapatkan beasiswa S1 untuk kuliah di luar negeri dari BIM atau dari beasiswa lain, semisal Jardines, Fulbright.

"Selama tiga tahun ke depan, para siswa akan dipersiapkan secara optimal untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Top 100 University, kampus unggulan dalam negeri, maupun sekolah kedinasan favorit," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perjuangan para peserta yang telah sampai pada tahap ini. Menurutnya, capaian tersebut patut dibanggakan, apapun hasil akhirnya nanti.

"Apapun hasil seleksi nanti, kalian harus bangga bisa hadir dan mengikuti seleksi di tahap pusat ini," tutur Komjen Dedi.

Komjen Dedi menekankan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah unggulan yang tak hanya fokus mengembangkan siswa dari aspek akademi, tapi juga dari aspek karakter dan potensi diri.

"Dalam pelaksanaan pendidikan di SMA KTB, selain fokus kepada aspek akademik, aspek karakter dan potensi siswa juga akan dikembangkan," pungkas dia.

Dalam acara ini Komjen Dedi didampingi As SDM Kapolri, Irjen Pol Anwar, ?Gubernur Akpol Irjen Pol Midi Siswoko, ?Founder Global Darussalam Academy Muhammad Romahurmuziy (Gus Romy), ?Pengurus Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia yang terdiri dari Dirgayuza Setiawan,  Dwi Agus Yuliantoro, Miftah Sabri, Devie Rahmawati, Zaky Ramadhan, Wagub Akpol ?Brigjen Pol. Muhammad Taslim Chairuddin.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya