Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009/Ist

Politik

Jangan Ada Pihak yang Galau soal Pertemuan Prabowo-Mega

RABU, 09 APRIL 2025 | 13:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memiliki kebebasan untuk menjalin komunikasi politik dengan siapa pun.

Hal ini disampaikan pengamat politik Adi Prayitno menanggapi pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri baru-baru ini.

"Hari ini Prabowo Subianto adalah presiden Republik Indonesia. Apakah Pak Prabowo juga mesra dengan Bu Megawati, mesra dengan (Presiden ke-6) Pak SBY, juga pada saat yang bersamaan dengan (Presiden ke-7) Pak Jokowi, saya kira itu adalah hak prerogatif presiden," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 9 April 2025.


Adi melanjutkan, Prabowo bukan lagi seorang Menteri Pertahanan. Sehingga, ia punya kapasitas dan legitimasi penuh sebagai kepala negara. 

"Oleh karena itu, jangan ada pihak yang merasa galau ataupun tidak merasa happy kalau Prabowo bertemu Megawati," sambung Direktur Parameter Politik Indonesia itu.

Adi justru melihat pertemuan Prabowo-Megawati memperlihatkan kematangan politik dan tekad untuk merangkul semua kekuatan bangsa, termasuk mereka yang pernah menjadi rival politik. 

Hal ini menjadi penanda bahwa Prabowo telah bertransformasi menjadi pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan nasional sekaligus menegaskan Presiden ke-8 RI itu sudah terlepas dari bayang-bayang Jokowi.

“Sangat kelihatan sekali Prabowo sudah menjadi presiden yang sesungguhnya, yang mampu berkomunikasi dengan pihak manapun sekalipun pihak itu adalah orang-orang yang selama ini berseberangan," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya