Berita

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno/Ist

Politik

PAN:

Strategi Prabowo Perkuat Posisi RI di Kancah Ekonomi Global

SENIN, 07 APRIL 2025 | 06:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Strategi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi kebijakan proteksionisme Amerika Serikat (AS) akan memperkuat posisi Indonesia dalam kancah ekonomi global. 

Salah satunya dengan memperkuat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan produk domestik di kancah internasional.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno dikutip Senin 7 April 2025.


“Kebijakan Presiden Prabowo yang mencakup perluasan jaringan mitra dagang, peningkatan daya saing produk lokal, serta diversifikasi pasar ekspor merupakan strategi yang tepat," kata Eddy.

"Ini akan menjaga kestabilan ekonomi nasional di tengah perubahan dinamika perdagangan global," sambungnya.

Menurut Eddy, jika strategi tersebut tepat, maka  kerja sama dengan negara-negara ASEAN maupun BRICS dan The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) juga akan memperkuat posisi Indonesia.

Wakil Ketua MPR ini berharap tekanan kebijakan tarif AS jangan sampai mengganggu agenda percepatan hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia.

“Kami mendukung komitmen Presiden Prabowo untuk mempercepat hilirisasi sebagai upaya menambah nilai dari produk mineral dan sumber daya alam di Indonesia,” demikian Eddy.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya