Berita

Kolase Presiden AS Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pemerintah Disarankan Negosiasi soal Tarif Dagang AS

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan tarif dagang baru Amerika Serikat (AS) sebesar 32 persen untuk barang-barang Indonesia yang masuk ke pasar AS dikomentari Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

Lewat akun X miliknya, Jansen meminta pemerintah Indonesia agar bersikap tenang dan tidak emosional dalam merespons kebijakan tersebut.

"Menurut pendapat pribadiku yang fakir ilmu ekonomi ini, kita harus lebih tenang. Tidak perlu seperti negara lain. Belum kelas kita menurutku berperang dagang dengan Amerika. Apalagi saling balas membalas tarif seperti negara lain," kata Jansen dikutip Jumat 4 April 2025.


Ia menyarankan agar pemerintah menempuh jalur negosiasi terlebih dahulu dan berupaya mencari kesepakatan dengan pihak AS, termasuk dengan Presiden Donald Trump, demi menurunkan atau bahkan menghindari pemberlakuan tarif tersebut.

Menurutnya, pendekatan yang realistis adalah jalan terbaik dalam menghadapi situasi ini. Kebijakan yang keliru dalam merespons tarif, justru bisa berdampak luas terhadap ekspor-impor nasional, industri dalam negeri, hingga tenaga kerja.

Jansen juga berharap komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dengan Donald Trump sebelum pelantikan Presiden AS itu dapat menjadi modal penting untuk membuka jalur diplomasi ekonomi yang konstruktif.

“Jika jalan ini tidak juga ampuh barulah mungkin langkah lain yang lebih keras kita tempuh. Soal ekonomi ini kita tidak boleh emosional. Lebih baik mengedepankan negosiasi," pungkas Jansen.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya