Berita

Terminal Cicaheum Kota Bandung/Dokpim

Nusantara

Akses Masuk Pendatang Baru ke Kota Bandung Bakal Diperketat

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil langkah tegas dengan memperketat akses masuk bagi pendatang baru pascamudik Lebaran.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan urbanisasi yang berpotensi meningkat drastis setelah momen arus balik.

Walikota Bandung, Muhammad Farhan mengaku, telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna mencegah lonjakan jumlah penduduk yang tidak terkendali.


"Urbanisasi ini selalu terjadi setiap tahun. Berangkat dua, balik bisa lima orang. Karena itu, di setiap pintu masuk kendaraan umum, kami lakukan pemeriksaan dan pelaporan khusus, terutama terkait administrasi kependudukan," ujar Farhan dikutip RMOLJabar, Kamis, 3 April 2025.

Meski pengawasan telah diperketat, ia mengakui masih ada pendatang yang berhasil masuk tanpa terdata secara resmi. Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan melakukan penyisiran ke wilayah-wilayah yang sering menjadi titik penampungan pendatang baru.

Sebagai bagian dari pengawasan ketat, posko pemantauan telah disiapkan di berbagai titik strategis seperti terminal dan stasiun. Posko akan beroperasi hingga 8 April atau H+7 Lebaran untuk memastikan arus masuk penduduk baru tetap terkendali.

"Tanggal 8 nanti kita akan mulai mengevaluasi langkah-langkah ini. Kami ingin memastikan bahwa arus masuk pendatang bisa lebih terkendali demi kenyamanan warga Bandung," tambahnya.

Selain melakukan pemeriksaan administrasi kependudukan, Pemkot Bandung juga menggandeng Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian untuk memastikan kelancaran arus balik serta mengantisipasi gangguan keamanan di titik-titik rawan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya