Berita

Bakamla RI mengevakuasi kru KMP Mutiara Ferindo 2 di Perairan Banten/Ist

Nusantara

KMP Mutiara Ferindo 2 Terbakar di Perairan Banten, 12 Kru Dievakuasi

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 11:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Ferindo 2 terbakar di perairan Banten, Kamis dini hari, 3 April 2025.

Beruntung, belasan anak buah kapal KMP Mutiara Ferindo 2 berhasil dievakuasi oleh Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) setelah menerima laporan.

Ada 12 ABK yang dievakuasi menggunakan Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 milik Bakamla RI.


Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 04.00 WIB. Dugaan awal, titik api berasal dari Car Deck D, tepatnya pada tumpukan kayu pallet yang berada di kapal.

"Penyebab pasti belum diketahui karena masih dalam proses penyelidikan," kata Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI, Kapten Yuhanes Antara.

Kebakaran bermula saat kapal sedang lego jangkar di perairan Banten. Kepulan asap diketahui saat kru mesin, Yandi yang bertugas sebagai juru minyak kapal sedang mematikan generator darurat.

Asap terlihat mengepul dari blower. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, api diketahui berasal dari Car Deck D.

Yandi kemudian memanggil masinis 3 dan beberapa kru lain untuk berupaya memadamkan api. Namun api terus membesar hingga Chief Officer Kapal meminta pertolongan melalui komunikasi VHF kepada KN Tanjung Datu-301.

Menerima laporan, Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Rudi Endratmoko kemudian mengerahkan tim Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) untuk melakukan evakuasi.

"Tim VBSS tiba di lokasi pada pukul 04.20 WIB dan langsung mengevakuasi 12 ABK dari total 17 ABK yang berada di kapal. Setelah dievakuasi, seluruh ABK menjalani pengecekan kesehatan dan pendataan di atas KN Tanjung Datu-301," jelas Kapten Yuhanes.

Sementara itu, 5 ABK lain tetap berada di kapal untuk membantu tim gabungan Bakamla dan Basarnas dalam proses pemadaman sisa api.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.20 WIB," tutup Kapten Yuhanes.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya