Berita

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan warga apabila belum ada pekerjaan, lebih baik tinggal di daerah daripada kembali ke perantauan/Dok Pemerintah Jateng

Nusantara

Gubernur Jateng: Warga yang Belum Ada Pekerjaan Tetap, Tidak Usah Balik ke Jakarta

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 05:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengingatkan para pemudik warga Jateng agar tidak kembali jika belum ada pekerjaan tetap. 

Luthfi menyarankan agar warga sebaiknya tinggal di daerah daripada tidak memiliki pekerjaan di perantauan. 

"Kembali silakan, tetapi asal sudah ada pekerjaan tetap. Jika tidak, di daerah saja. Bantu kita membangun Jawa Tengah," ucap Luthfi, diwartakan RMOLJateng, Rabu 2 April 2025.


Sambil menunggu kebijakan dipersiapkan, Pemerintah Jawa Tengah akan menyediakan fasilitas bagi masyarakat dengan pelatihan skill. 

Luthfi menjelaskan, Pemerintah Jawa Tengah akan membantu para warganya pemudik sampai mempunyai wirausaha atau bisa bekerja di daerah asalnya. 

"Jangan sampai di perantauan menjadi pengangguran. Kita akan bantu fasilitasi pelatihan keterampilan agar bisa mengembangkan wirausaha atau mengelola potensi daerah," ucap Luthfi. 

Harapan Gubernur Jateng tersebut lantaran merasa khawatir warganya kesulitan mendapatkan pekerjaan di perantauan. Pemerintah Jawa Tengah ingin warga merantau bisa memajukan daerah asal, dibandingkan harus jauh-jauh mencari nafkah. 

"Minimal ekonomi daerah bisa dikelola swadaya para perantau. Kita akan dukung dan berikan bantuan sampai berhasil berjalan, karena bisa dikembangkan dibandingkan mereka tidak bekerja di luar sana, akan kita berdayakan," tegas Ahmad Luthfi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya