Berita

Serangan Israel di Gaza/Anadolu Agency

Dunia

Operasi Militer Israel di Gaza Diperluas, Penduduk Dipaksa Mengungsi

RABU, 02 APRIL 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel berencana memperluas operasi militernya di Gaza dengan mengambil alih sebagian besar wilayah yang nantinya akan dimasukkan ke dalam zona keamanan Israel.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan hal ini pada Rabu, 2 April 2025. Ia menyatakan bahwa operasi ini juga mencakup evakuasi besar-besaran penduduk Gaza dari zona pertempuran.

"Kami akan memperluas operasi militer untuk menghancurkan kelompok teroris dan infrastrukturnya, serta merebut wilayah luas yang akan menjadi bagian dari zona keamanan Israel," kata Katz, seperti dikutip CNN.


Pada Selasa malam, juru bicara militer Israel untuk media Arab memerintahkan warga di Rafah, Gaza selatan, untuk meninggalkan rumah mereka dan pindah ke utara.

Bulan lalu, seorang pejabat Israel dan sumber lain yang mengetahui rencana tersebut menyebutkan bahwa Israel tengah mempersiapkan kemungkinan serangan darat besar-besaran di Gaza. Serangan ini diperkirakan akan melibatkan puluhan ribu tentara untuk merebut dan menguasai sebagian besar wilayah kantong tersebut.

Namun, dalam pernyataannya pada Rabu, Katz tidak mengonfirmasi apakah operasi ini akan melibatkan tambahan pasukan Israel.

Pengumuman ini disampaikan di tengah serangan udara Israel yang terus berlangsung di Gaza. 

Setidaknya 17 orang dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi Selasa malam di Gaza selatan, menurut pejabat dari Rumah Sakit Nasser dan Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, tempat jenazah para korban dibawa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya